Melalui kegiatan tersebut, XTC berharap lahir kader-kader yang tidak mudah terprovokasi tawuran, menghormati hukum, serta memiliki pemahaman agama dan kepedulian sosial yang kuat.
Langkah itu pun mendapat respons positif dari warga Desa Dukuh karena dinilai memberi contoh bahwa komunitas pemuda tidak selalu identik dengan keresahan, tetapi juga bisa menjadi penggerak kegiatan bermanfaat di tengah masyarakat.