Selain kritik simbolik, massa juga membawa sejumlah tuntutan konkret terkait persoalan pesisir yang disebut belum ditangani serius oleh pemerintah daerah. Namun, tuntutan itu tak mendapatkan respons langsung.
Bagi para demonstran, kosongnya ruang dialog di Pendopo menjadi bukti bahwa aspirasi publik tidak diakomodasi. Mereka menilai pemerintah daerah gagal hadir di momen krusial.
Hingga aksi berakhir, tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Sikap diam ini justru memperkuat persepsi publik bahwa kritik keras yang disuarakan hari itu belum mendapat jawaban.