“Kami mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya. Persiapan harus semakin matang, kondisi atlet harus dijaga, dan faktor keselamatan tidak boleh diabaikan. Kami ingin atlet mampu bertanding secara maksimal sekaligus menjaga keselamatan mereka,” ungkap Christian.
Ia berharap para pembalap tetap fokus menjalani program latihan dan tidak kehilangan motivasi menjelang Porprov. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan di lintasan, tetapi juga oleh konsistensi, kedisiplinan, serta dukungan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Indramayu, H. Yogi Kurniawan, S.T., menjelaskan bahwa monitoring dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan persiapan masing-masing cabang olahraga. Melalui kegiatan tersebut, KONI ingin memperoleh informasi mengenai program latihan, kesiapan atlet, serta kebutuhan yang perlu mendapat perhatian menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026.
Yogi menilai komunikasi langsung dengan pengurus cabor diperlukan agar perkembangan persiapan dapat dipantau secara lebih jelas. Dengan demikian, berbagai kendala yang muncul dapat disampaikan dan dikoordinasikan bersama sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin mengetahui secara langsung sejauh mana persiapan setiap cabang olahraga. Kami mendengarkan laporan pengurus, melihat perkembangan latihan atlet, serta mengidentifikasi kebutuhan dan kendala yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Yogi.
Ia mengingatkan bahwa persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi membutuhkan komitmen bersama. Pengurus cabor, pelatih, dan atlet harus menjalankan perannya secara maksimal, sementara koordinasi dengan KONI perlu terus diperkuat agar persiapan berjalan sesuai rencana.
“Kami berharap seluruh cabang olahraga memanfaatkan waktu persiapan dengan sebaik-baiknya. Pengurus, pelatih, dan atlet harus memiliki komitmen yang sama untuk mencapai prestasi. Jika ada kendala, komunikasikan agar dapat dicarikan solusi bersama sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Yogi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran IMI Indramayu yang terus mempersiapkan atlet. Ia berharap kerja keras selama masa latihan dapat menghasilkan penampilan kompetitif, dengan tetap mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan sportivitas.
Menurutnya, keberhasilan kontingen Indramayu membutuhkan kerja sama yang solid antara KONI dan seluruh cabang olahraga. Persiapan yang terukur serta evaluasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan peluang atlet untuk bersaing dan meraih hasil terbaik.
Melalui monitoring ini, KONI Indramayu berharap perkembangan persiapan IMI semakin terarah menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026. Perhatian terhadap kesiapan atlet, evaluasi pengalaman sebelumnya, dan penguatan koordinasi menjadi bagian penting dalam membangun kontingen yang kompetitif.
Bagi IMI Indramayu, target medali emas kini menjadi pekerjaan yang harus diperjuangkan melalui latihan dan kesiapan nyata. Christian Aprinata bersama jajaran pengurus diharapkan mampu menjaga konsistensi pembinaan agar atlet balap motor Indramayu tampil maksimal dan berpeluang mengharumkan nama daerah di panggung olahraga Jawa Barat.