daerah

Usia Dini Bukan Batas, Nuha Khayrie Sabet Emas Pencak Silat, PAUD Amanda Bangga Lahirkannya Bibit Juara

Senin, 14 September 2026 | 21:17 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU — Usia masih belia, tetapi keberaniannya sudah mampu menembus podium. Ananda Nuha Khayrie, peserta didik PAUD Amanda, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih medali emas cabang olahraga pencak silat.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan besar bagi keluarga, guru dan lingkungan sekolah. Di tengah usianya yang masih sangat dini, Nuha telah menunjukkan bahwa mental juara tidak selalu lahir dari usia yang matang, melainkan dari keberanian, kedisiplinan dan kemauan untuk terus berlatih.

Medali emas yang dibawa pulang Nuha pun tidak dipandang sekadar sebagai sebuah penghargaan. Bagi PAUD Amanda, prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa potensi anak harus ditemukan, didukung dan diberikan ruang untuk berkembang sejak usia dini.

Kepala PAUD Amanda, Wiwin, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian yang ditorehkan Nuha.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Ananda Nuha Khayrie yang berhasil meraih medali emas dalam cabang olahraga pencak silat. Ini menjadi bukti bahwa anak usia dini memiliki potensi besar untuk berprestasi ketika bakatnya diberikan ruang dan dukungan yang tepat,” ujar Wiwin.

Menurut Wiwin, keberhasilan Nuha bukan hanya tentang kemenangan dalam pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter anak. Keberanian tampil, disiplin berlatih, mampu menghadapi tantangan dan tetap rendah hati merupakan nilai yang jauh lebih penting untuk dibawa dalam perjalanan panjangnya.

“Medali emas ini jangan hanya dilihat sebagai sebuah kemenangan, tetapi sebagai awal dari perjalanan panjang Nuha. Kami berharap ia terus berlatih, disiplin, rendah hati dan tidak cepat puas. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya bahwa usia dini bukan batas untuk menjadi juara,” tegasnya.

Wiwin juga memberikan apresiasi kepada orang tua dan pelatih yang telah memberikan dukungan sehingga bakat Nuha dapat berkembang hingga mampu mencapai prestasi tersebut.

“Keberhasilan seorang anak tidak lahir sendirian. Ada dukungan orang tua, pelatih, guru dan lingkungan yang terus memberikan semangat. Kami mengucapkan selamat kepada Nuha. Teruslah berprestasi dan harumkan nama keluarga serta sekolah,” ungkapnya.

Prestasi Nuha sekaligus menjadi pesan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya berbicara tentang pembelajaran di ruang kelas. Bakat olahraga, keberanian, karakter dan mental juara juga perlu ditanamkan sejak kecil sebagai bagian dari proses membentuk generasi yang tangguh.

Satu medali emas mungkin hanya terlihat sebagai sebuah pencapaian dalam satu pertandingan. Namun bagi PAUD Amanda, emas tersebut merupakan tanda bahwa bibit juara telah mulai tumbuh sejak usia dini.

Dari seorang anak kecil yang berani turun bertanding, kini lahir sebuah kebanggaan. Dan dari podium Nuha, PAUD Amanda menunjukkan bahwa prestasi besar bisa dimulai dari langkah kecil, selama bakat anak tidak dibiarkan tumbuh sendirian.

Terkini