daerah

HEBOH DUGAAN PELECEHAN DI SMAN 1 PAMANUKAN, SISWA GERAM, CHAT OKNUM GURU ‘AYAH’ KE KORBAN BEREDAR

Selasa, 8 September 2026 | 20:13 WIB

Pada percakapan berikutnya, terduga pelaku juga disebut kembali meminta maaf dan menanyakan alasan korban tidak masuk sekolah.

Keaslian percakapan tersebut masih menjadi bagian yang perlu diverifikasi dan didalami oleh pihak berwenang.

Polisi Turun Tangan

Situasi di sekolah akhirnya mendapat perhatian aparat kepolisian. Petugas Polsek Pamanukan mendatangi sekolah setelah aksi siswa berlangsung dan kemudian mengamankan oknum guru yang dimaksud.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi semakin memanas sekaligus memberikan ruang bagi aparat untuk melakukan pemeriksaan.

“Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, oknum guru tersebut sudah kita amankan dan sudah kita mintai keterangan,” kata Kapolsek Pamanukan AKP Udin Awaludin.

Polsek Pamanukan menyebut perkara tersebut kemudian dilimpahkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan Kronologi Versi Pesan yang Beredar

Selain percakapan antara terduga pelaku dan korban, beredar pula tulisan yang disebut-sebut merupakan kronologi dari sisi korban.

Dalam tulisan tersebut, korban mengaku dipanggil ke ruang guru. Saat itu korban tidak menaruh curiga karena ruangan disebut dalam kondisi ramai dan terdapat sejumlah guru maupun siswa.

Korban kemudian menunggu di salah satu kursi karena terduga pelaku sedang berbicara dengan siswa lain. Dalam kondisi mengantuk, korban mengaku tertidur.

Dalam tulisan yang beredar, korban kemudian mengaku terbangun setelah merasakan adanya sentuhan pada tubuhnya.

“Pokoknya aku tidur nyenyak. Terus aku ke-distract karena dia elus tangan aku, nyium muka aku di bagian mata, jari dia megang bibir aku sambil dimainin bibir akunya. Tangan satunya masuk ke dalam baju aku, bener-bener masuk ke dalam,” demikian bagian tulisan yang beredar.

Korban juga mengaku sempat merasa tidak berdaya dan berusaha keluar dari ruangan tersebut.

“Aku sempet ditahan, tapi aku berhasil keluar dengan kondisi gemetar. Aku nyari siapapun dan ketemu K di lapangan. Aku meluk K, aku nangis,” tulisnya.

Halaman:

Terkini