daerah

POLRES INDRAMAYU “SERBU” SEKOLAH! SDN 5 MARGADADI DIBEKALI P4GN, NARKOBA HARUS DIHENTIKAN SEBELUM MERUSAK GENERASI

Selasa, 1 September 2026 | 06:45 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU — Ancaman narkoba tak boleh menunggu sampai anak-anak menjadi korban. Pesan keras itu mengemuka dalam kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di UPTD SDN 5 Margadadi dengan menghadirkan jajaran Polres Indramayu.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba sejak dari lingkungan pendidikan. Para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika sekaligus dibangun keberanian untuk menolak setiap bentuk ajakan yang berpotensi menyeret mereka ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Narkoba tidak mengenal usia. Karena itu, benteng pertahanan juga harus dibangun sejak usia sekolah. Edukasi menjadi senjata awal sebelum ancaman tersebut berkembang menjadi persoalan yang jauh lebih besar.

Kehadiran Polres Indramayu di lingkungan sekolah juga memperlihatkan bahwa perang melawan narkoba bukan semata soal penangkapan dan proses hukum. Pencegahan harus berjalan beriringan dengan penindakan. Anak-anak harus diberi pengetahuan agar tidak menjadi sasaran empuk pengaruh lingkungan maupun bujuk rayu peredaran narkoba.

Kepala UPTD SDN 5 Margadadi, Ida Faridah, menegaskan bahwa sekolah tidak ingin sekadar menjadi tempat kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi benteng perlindungan bagi peserta didik.

«“Kami ingin anak-anak memahami sejak dini bahwa narkoba bukan sesuatu yang boleh dicoba, apalagi dijadikan bagian dari pergaulan. Sekali terjerumus, dampaknya bisa panjang terhadap kesehatan, pendidikan, karakter dan masa depan mereka,” tegas Ida Faridah.»

Ia menambahkan, perlindungan anak dari ancaman narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak. Sekolah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan orang tua, aparat kepolisian dan masyarakat.

«“Kami mengajak seluruh orang tua untuk bersama-sama mengawasi pergaulan anak. Jangan sampai kita baru bertindak ketika sudah terjadi. Pencegahan harus dilakukan sekarang, sebelum terlambat,” tambahnya.»

Sementara itu, sosialisasi P4GN juga menjadi momentum untuk menanamkan keberanian kepada para siswa agar tidak mudah terpengaruh. Berani menolak narkoba adalah bentuk keberanian menjaga masa depan.

Polres Indramayu terus mendorong langkah-langkah preventif melalui edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan pelajar. Sebab, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya dengan mengejar pelaku di hilir, tetapi juga harus memperkuat benteng di hulu melalui pendidikan dan kesadaran masyarakat.

Sekolah harus steril dari narkoba. Anak-anak harus tumbuh tanpa ketakutan terhadap ancaman narkotika. Dan setiap pihak yang mencoba merusak masa depan generasi muda harus berhadapan dengan hukum.

Melalui kegiatan tersebut, UPTD SDN 5 Margadadi bersama Polres Indramayu menegaskan komitmen membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, disiplin dan bebas narkoba.

Narkoba bukan prestasi. Narkoba bukan gaya hidup. Narkoba adalah ancaman—dan harus dilawan sejak dini.

Terkini