daerah

Diduga! Video Mobil Tangki BBM Solar Tinggalkan Lokasi Saat Awal Kebakaran Karangsong Viral, Polisi Didesak Usut Tuntas

Jumat, 7 Agustus 2026 | 11:27 WIB

Gertak.id | Indramayu – Insiden kebakaran hebat yang meludeskan sejumlah kapal nelayan di Pelabuhan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus menjadi sorotan. Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, sebuah video yang memperlihatkan mobil tangki BBM solar diduga meninggalkan lokasi saat awal kebakaran terjadi viral di media sosial dan memicu berbagai pertanyaan publik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam video yang beredar di TikTok, terlihat sebuah mobil tangki BBM solar bernomor polisi B 9876 BFU dengan identitas PT PBP Trans Group melaju keluar dari kawasan Pelabuhan Karangsong. Video yang diunggah akun Bang Kumis itu menjadi perhatian warganet karena diduga berkaitan dengan aktivitas distribusi BBM solar ke salah satu kapal nelayan sebelum kebakaran terjadi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan adanya keterkaitan mobil tangki tersebut dengan penyebab kebakaran. Dugaan yang beredar masih dalam tahap informasi awal dan memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan.

Sebelumnya diberitakan, kobaran api melalap sejumlah kapal nelayan di kawasan pelabuhan hingga menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari berbagai penjuru. Kebakaran juga merembet ke bangunan warung di sekitar lokasi serta menghanguskan sebuah mobil Pajero yang sedang terparkir.

Salah seorang pemilik kapal yang terbakar, Hj. Yuni, mengaku kebakaran terjadi ketika kapal miliknya sedang melakukan pengisian BBM solar dari mobil tangki PT PBP Trans Group menuju tempat penampungan di atas kapal.

«"Yang satunya kapal saya, lagi ngisi solar dari mobil tangki PT PBP ke tempat penampungan, katanya api muncul dari kapal saya," ujar Hj. Yuni dengan kondisi masih syok.»

Menurut Hj. Yuni, api kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke kapal lain yang berada di sampingnya. Ia juga menduga kapal lain yang ikut terbakar merupakan milik Koperasi Perikanan Laut (KPL) Mina Sumitra, meski informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Di lokasi kejadian, sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api. Sebelum insiden terjadi, sejumlah mobil tangki transportir BBM solar milik PT PBP Trans Group juga terlihat berada di sekitar kawasan pelabuhan. Aktivitas kendaraan tersebut kini menjadi bagian dari informasi yang diharapkan dapat ditelusuri oleh penyidik.

Sementara itu, Koordinator Umum Forum Peduli Indramayu (FPI), Masdi, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab kebakaran. Menurutnya, penyelidikan harus mencakup aspek keselamatan (safety), pengawasan distribusi BBM, prosedur operasional pengisian bahan bakar, serta memastikan seluruh aktivitas yang dilakukan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kepolisian Polres Indramayu harus menyelidiki dan mengusut tuntas kejadian tersebut karena tidak menutup kemungkinan ada suatu kelalaian pihak-pihak di lokasi," tegas Masdi.

Hingga berita ini disusun, Polres Indramayu belum menyampaikan keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun status video yang beredar. Proses penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi masih berlangsung. Redaksi juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT PBP Trans Group untuk mendapatkan penjelasan terkait video yang viral dan aktivitas armadanya pada saat kejadian.

Terkini