GERTAK.ID, LEBAK - Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menerima PGM Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Lebak. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026).
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi, inovasi, serta kontribusi Bupati Lebak dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Selain itu, penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah.
Puncak Harlah ke-18 PGM Indonesia dihadiri pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia, jajaran pengurus PGM Indonesia, kepala daerah, tokoh pendidikan, serta ribuan guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut mengusung semangat penguatan kualitas guru madrasah melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi pembelajaran.
Dalam kesempatan yang sama, PGM Indonesia meluncurkan Program Pelatihan Robotic Guru Madrasah yang diresmikan bersama pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru madrasah di bidang sains, teknologi, dan pembelajaran berbasis digital.
Pelatihan robotik itu menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan guru madrasah menghadapi tantangan pendidikan di era modern sekaligus mendorong lahirnya pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menyikapi penghargaan tersebut, Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak dan para guru madrasah.
"Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Lebak, khususnya para guru madrasah yang terus berjuang mencerdaskan generasi bangsa. Ini adalah hasil kerja bersama, bukan hanya milik saya," ujar Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan madrasah.
"Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pendidikan madrasah semakin maju, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mencetak generasi yang unggul serta berakhlak mulia," katanya.
Selain menyampaikan komitmen tersebut, Hasbi juga mengapresiasi Forum Komunikasi Guru Madrasah (FKGMM) Kabupaten Lebak yang dinilai aktif mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Ia menyebut kepemimpinan Ketua FKGMM KH Bukhori telah memberikan kontribusi dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah dan para pendidik madrasah.
Sementara itu, Ketua Umum PP PGM Indonesia, Yaya Ropandi, mengatakan PGM Award 2026 diberikan melalui proses penilaian terhadap sejumlah kepala daerah yang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan madrasah. Kabupaten Lebak dinilai mampu membangun kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan komunitas guru madrasah.
"PGM Award 2026 kami berikan kepada Bupati Lebak karena memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan pendidikan madrasah, termasuk mendorong inovasi dan transformasi digital di lingkungan pendidikan," kata Yaya Ropandi.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya untuk semakin memperhatikan pengembangan pendidikan madrasah.
"Madrasah memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, guru, dan masyarakat harus terus diperkuat agar kualitas pendidikan semakin meningkat," ujarnya.