daerah

Viral Pasangan Duduk di Bibir Jembatan Merah Jayapura, Sempat Abaikan Tiga Kali Teguran Warga hingga Tuai Pujian Warganet

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:57 WIB

Gertak.id | Papua – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang warga menegur pasangan muda-mudi yang duduk di bibir Jembatan Merah Holtekamp atau Jembatan Youtefa, Kota Jayapura, Papua, viral di media sosial. Video tersebut menuai perhatian luas karena lokasi tempat pasangan itu duduk dinilai sangat berbahaya dan sebelumnya telah memakan korban jiwa.

Video yang diunggah akun Instagram @eliantiandi pada Minggu (19/7/2026) memperlihatkan perekam yang sedang bersepeda menghampiri seorang pria dan perempuan yang duduk di bagian luar pagar pengaman jembatan, tepat menghadap ke perairan di bawahnya.

Dengan nada tegas, perekam mengingatkan keduanya agar segera meninggalkan lokasi tersebut.

"Mas sama Mbak cari mati kah? Kenapa duduk di situ?" ucap perekam dalam video yang kemudian viral dan telah ditonton lebih dari satu juta kali.

Viral Pasangan Duduk di Bibir Jembatan Merah Jayapura, Sempat Abaikan Tiga Kali Teguran Warga hingga Tuai Pujian WarganetBahkan, pasangan tersebut baru beranjak setelah ditegur hingga tiga kali dengan nada yang lebih keras.

"Video tadi pagi viral, tegur baik tidak diindahkan, tegur ketiga kalinya pakai emosi baru orang berdua itu mendengar," tulisnya.

Ia mengaku sengaja menegur karena khawatir terjadi kecelakaan yang dapat membahayakan pasangan tersebut sekaligus menyulitkan banyak pihak apabila harus dilakukan proses evakuasi.

"Adik-adik berdua itu saya tegur sebelum kejadian, kalian terpeleset jatuh baru bikin susah orang banyak," lanjutnya.

Perekam juga mengingatkan bahwa belum lama ini telah terjadi insiden tragis di lokasi yang sama. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah terpeleset dan jatuh dari Jembatan Merah Holtekamp pada 14 Juli 2026.

"Saya viralkan ini, baru minggu lalu ada yang meninggal di bawah. Macam tidak ada tempat tongkrongan lain," tulisnya.

Ia pun menyayangkan masih adanya warga yang memilih duduk di area berbahaya meski sudah ada kejadian serupa sebelumnya.

"Tidak pernah baca berita dan tidak pikir pakai logika kalau di situ tidak aman dan sudah banyak makan korban," tambahnya.

Aksi perekam justru mendapat banyak dukungan dari warganet. Mayoritas menilai teguran tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk mencegah jatuhnya korban baru.

Sejumlah komentar memenuhi unggahan tersebut, di antaranya, "Maksudnya apa ya yang ada di pikiran dua orang itu sampai bisa duduk di luar," tulis salah seorang warganet. Komentar lain berbunyi, "Itu yang namanya perhatian sebelum ada apa-apa kejadian yang nggak diinginkan," sementara warganet lainnya mengingatkan bahwa beberapa hari sebelumnya Tim SAR Gabungan baru saja mengevakuasi korban meninggal dari bawah Jembatan Merah.

Halaman:

Terkini