Gertak.id | Sumatera - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah prajurit TNI mengemudikan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mendistribusikan pasokan ke sejumlah SPBU di Sumatera Utara (Sumut). Aksi tersebut menjadi sorotan publik setelah disebut sebagai langkah darurat untuk mengatasi kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
Dalam unggahan akun Instagram @indonesian.core pada Kamis (16/7/2026), terlihat personel TNI mengoperasikan truk tangki BBM menuju sejumlah SPBU. Unggahan itu menyebut para prajurit diperbantukan agar distribusi BBM kembali berjalan normal.
Menanggapi viralnya video tersebut, TNI Angkatan Darat melalui Kodam I/Bukit Barisan membenarkan adanya penugasan 18 prajurit yang memiliki kemampuan mengemudikan kendaraan berat untuk membantu distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara.
Kapendam Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, menegaskan bahwa keterlibatan personel TNI bukan untuk mengambil alih tugas Pertamina maupun PT Elnusa Petrofin, melainkan sebagai bentuk dukungan sementara agar distribusi energi kepada masyarakat tidak terganggu.
"Keterlibatan personel TNI AD bukan mengambil alih tugas maupun kewenangan Pertamina ataupun PT Elnusa Petrofin, melainkan merupakan bentuk sinergi antarlembaga untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar," ujar Sandy, Kamis (16/7/2026).
Sandy menjelaskan, penugasan tersebut dilakukan setelah adanya permohonan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Elnusa Petrofin selaku mitra operasional Pertamina. Dalam permohonan itu, TNI diminta menugaskan personel yang memiliki kualifikasi mengemudikan truk untuk membantu kelancaran operasional distribusi BBM.
Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai upaya mengantisipasi terganggunya pasokan BBM di sejumlah wilayah. Pengalaman penanganan berbagai kondisi darurat di Sumatera Utara menunjukkan bahwa keterbatasan pengemudi kendaraan berat dapat menghambat distribusi logistik, termasuk BBM.
Diketahui, permohonan bantuan PT Elnusa Petrofin disampaikan melalui surat tertanggal 14 Juli 2026. Permintaan tersebut mengacu pada Nota Kesepahaman antara PT Pertamina (Persero) dan TNI Nomor SP-016/C00000/2022-SO mengenai optimalisasi sinergi pengamanan Objek Vital Nasional Strategis (Obvitnas) dan objek strategis lainnya.
Dalam surat itu dijelaskan bahwa meningkatnya kebutuhan BBM dan BBK di Sumatera Utara memerlukan dukungan tambahan agar distribusi ke SPBU tetap berlangsung tepat waktu. Oleh karena itu, PT Elnusa Petrofin meminta bantuan personel TNI untuk mendampingi proses pendistribusian menggunakan mobil tangki.
Kodam I/Bukit Barisan memastikan dukungan tersebut bersifat sementara, yakni dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 17 Juli 2026 atau sampai kondisi distribusi BBM kembali normal. Setelah pasokan kembali stabil, seluruh personel TNI yang diperbantukan akan kembali menjalankan tugas pokoknya.