daerah

Dispora Kabupaten Bandung Cetak Wirausahawan Muda Lewat Pelatihan Digital Marketing

Kamis, 9 Juli 2026 | 13:24 WIB

Gertak.id | Kabupaten Bandung – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya mencetak generasi muda yang mandiri dan produktif melalui Pelatihan Kewirausahaan Muda Pemula Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ormas Soreang pada 8–9 Juli 2026 itu menjadi wadah bagi para pemuda untuk meningkatkan kapasitas usaha di era digital.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, SH., M.Si., didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Aseng Hendra, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Dicky menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi dirancang agar peserta memiliki keterampilan praktis dalam membangun usaha mikro dan kecil berbasis digital. Mulai dari strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, pemanfaatan marketplace, hingga membangun identitas dan branding produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

"Pemuda merupakan harapan bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan negara. Dengan semangat, kreativitas, dan keberanian untuk berubah, pemuda menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan di berbagai bidang. Karena itu, pembinaan dan pemberdayaan pemuda harus terus diperkuat agar lahir generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap membawa bangsa menuju masa depan yang lebih baik," ujar Dicky.

Ia juga menekankan pentingnya konsep Generasi Panca Waluya, yaitu generasi muda yang mengedepankan nilai cageur, bageur, bener, pinter, dan singer sebagai fondasi membangun karakter sekaligus kemampuan menghadapi tantangan zaman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kabupaten Bandung, Aseng Hendra, mengatakan penguatan kapasitas kewirausahaan merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan kemandirian ekonomi generasi muda. Menurutnya, pelatihan harus diikuti dengan pendampingan agar peserta benar-benar mampu mengembangkan usahanya.

"Melalui pelatihan digital marketing, para wirausahawan muda diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk secara lebih efektif. Pemanfaatan platform digital akan membantu peserta membaca peluang pasar, memperkuat branding usaha, serta mengembangkan bisnis secara berkelanjutan," kata Aseng.

Selain transfer pengetahuan, Dispora Kabupaten Bandung juga berkomitmen menghadirkan pendampingan lanjutan sehingga para peserta memiliki ruang untuk terus bertumbuh setelah pelatihan berakhir. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha muda yang kreatif, inovatif, dan siap naik kelas.

Melalui program ini, Dispora Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan pemuda yang kuat, sehingga semakin banyak lahir pengusaha muda yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan perekonomian daerah, serta menjadi motor pembangunan di masa depan.

Terkini