Gertak.id | Sintang – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Sintang. Salah satu langkah nyata ditunjukkan melalui kegiatan penanaman bibit jagung hibrida di lahan milik Bumdes Arka Raya seluas satu hektare di Desa Kajang Baru, Kecamatan Sungai Tebelian, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut mendapat dukungan lintas sektor dengan kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, DPRD, penyuluh pertanian, hingga pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hadir dalam kegiatan itu Camat Sungai Tebelian Risnandi, Kapolsek Sungai Tebelian Ipda Aprianus Sabari Tampe, Anggota DPRD Kabupaten Sintang Anton Isdianto, Danposramil Sungai Tebelian Serka Nano S., Babinsa Manter Serka M. Juwaidin, Pj Kepala Desa Kajang Baru Margono, Ketua BPD Kajang Baru Rodiman, Koordinator PPL Lasino, Ketua Bumdes Arka Raya Irfan Hidayat, serta kelompok pengelola BUMDes.
Camat Sungai Tebelian Risnandi menegaskan, pemanfaatan lahan produktif untuk budidaya jagung hibrida merupakan langkah strategis dalam meningkatkan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.
“Melalui pemanfaatan lahan produktif seperti ini, kita berharap dapat meningkatkan hasil pertanian, membuka peluang ekonomi masyarakat, serta mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo melalui Kapolsek Sungai Tebelian Ipda Aprianus Sabari Tampe menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung pembangunan di berbagai sektor yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
“Polri siap mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan melalui pendampingan dan sinergitas bersama pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat. Penanaman jagung hibrida ini merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Sungai Tebelian,” kata Kapolsek.
Ia menambahkan, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk mendorong keberhasilan program pertanian berkelanjutan.
Kapolsek berharap lahan yang dikelola Bumdes Arka Raya mampu menghasilkan panen optimal dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis potensi lokal.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi seperti ini harus terus dipertahankan. Kami berharap tanaman jagung hibrida yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Kajang Baru,” tambahnya.
Kegiatan penanaman berlangsung lancar dengan suasana penuh kebersamaan. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sintang.
(Alex)