Gertak.id | Indramayu – Tidak ada ruang bagi anggota yang mengabaikan disiplin. Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Barat menggelar Operasi Gaktibplin (Penegakan Ketertiban dan Disiplin) di Mapolsek Karangampel, Kabupaten Indramayu, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.
Kegiatan yang dipimpin Kabid Propam Polda Jabar Kombes Pol Adi Wijaya, S.I.K. ini menjadi bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel Polri tetap berada pada koridor aturan dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
Tim pemeriksa dipimpin AKBP Yana selaku Ketua Tim Propam Polda Jabar, didampingi Kompol Firdaus, AKP Ani S., serta sejumlah anggota tim lainnya. Turut mendampingi Kasi Propam Polres Indramayu Kompol Agustian Yudha P., S.H., bersama jajaran Propam Polres Indramayu.
Sebanyak kurang lebih 30 personel dari Polsek Karangampel, Sukagumiwang, Krangkeng, Balongan, Kedokanbunder, Jatibarang, Juntinyuat, dan Sliyeg menjalani pemeriksaan secara langsung tanpa pengecualian.
Dalam operasi tersebut, tim Propam melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sikap tampang, kerapihan seragam dinas, kelengkapan identitas anggota, surat-surat kendaraan, penggunaan gampol, hingga administrasi senjata api dinas. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mendeteksi potensi pelanggaran disiplin maupun kode etik yang dapat berdampak pada citra institusi Polri.
Operasi Gaktibplin ini menjadi pesan tegas bahwa tidak ada toleransi terhadap anggota yang lalai dalam menjalankan aturan kedinasan. Disiplin internal dinilai sebagai fondasi utama dalam membangun pelayanan yang profesional dan berintegritas kepada masyarakat.
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga dijadikan ajang evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan personel. Polri tidak hanya dituntut hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga harus mampu menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
"Kedisiplinan anggota adalah harga mati. Setiap personel wajib mematuhi aturan dan menjaga kehormatan institusi. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan," tegas tim pemeriksa dalam kegiatan tersebut.
Melalui operasi ini, Polda Jawa Barat menegaskan bahwa pembinaan dan penegakan disiplin terhadap anggota akan terus diperketat. Setiap bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, tidak boleh dibiarkan berkembang karena berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Langkah tegas Bid Propam Polda Jabar tersebut menjadi bukti bahwa reformasi internal terus dijalankan, sekaligus memastikan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum memperkuat profesionalisme dan integritas anggota Polri di lapangan.