daerah

Ribuan Obor Terangi Karangpawitan, Gebyar Muharram 1448 H Ditutup Meriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:34 WIB
Ribuan Obor Terangi Karangpawitan, Gebyar Muharram 1448 H Ditutup Meriah

 

GARUT, Gertak.id – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (16/6/2026) malam. Mereka mengikuti pawai obor yang menjadi puncak sekaligus penutupan rangkaian Gebyar Muharram 1448 H/2026 M.

Lautan cahaya obor yang menyala serempak menciptakan suasana spektakuler dan penuh khidmat. Sepanjang rute pawai, peserta dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa, berjalan bersama sambil melantunkan shalawat, takbir, dan doa-doa.

Kegiatan yang digelar Forkopimcam Karangpawitan bersama organisasi keagamaan, lembaga pendidikan, komunitas pemuda, dan berbagai elemen masyarakat tersebut mendapat antusiasme luar biasa dari warga. Pawai obor menjadi simbol syiar Islam sekaligus ungkapan rasa syukur dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Ketua Pelaksana Gebyar Muharram 1448 H, Asep Jaelani, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Gebyar Muharram 1448 H berjalan lancar, aman, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Pawai obor ini bukan hanya simbol cahaya Islam, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat kebersamaan warga Karangpawitan,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Karangpawitan, Drs. H. Anas Aolia Malik, M.Si., memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan Gebyar Muharram. Menurutnya, semangat hijrah yang menjadi tema besar peringatan Tahun Baru Islam harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semangat hijrah hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas diri, serta memperkuat persatuan dalam membangun lingkungan yang religius dan harmonis,” katanya.

Dengan berakhirnya pawai obor tersebut, rangkaian Gebyar Muharram 1448 H/2026 M Kecamatan Karangpawitan resmi ditutup. Meski kegiatan telah usai, nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan semangat hijrah yang digaungkan selama peringatan Muharram diharapkan terus hidup di tengah masyarakat.

Gebyar Muharram tahun ini menjadi bukti kuatnya semangat religius dan kebersamaan warga Karangpawitan dalam menjaga tradisi keislaman yang penuh makna serta keberkahan.

Terkini