daerah

Sindang Pasang Badan! Tolak Geng Motor Masuk Wilayah, Toleng: Jangan Coba-coba Bikin Resah Warga

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:58 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Kesabaran warga Sindang terhadap ancaman geng motor tampaknya sudah mencapai batas. Melalui gerakan "Sindang Bersatu Bebas Geng Motor", masyarakat memasang spanduk penolakan sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang berniat menjadikan wilayah Sindang sebagai arena aksi ugal-ugalan dan kriminalitas jalanan.

Spanduk bertuliskan "Warga Sindang Menolak Adanya Geng Motor" itu sengaja dipasang di lokasi yang mudah terlihat. Pesannya jelas: warga tidak ingin kampung mereka tercoreng oleh aksi kelompok bermotor yang selama ini identik dengan tawuran, pengeroyokan, perusakan, hingga teror di jalanan.

Ketua Pemuda Sindang, Taufik alias Toleng, menegaskan bahwa masyarakat Sindang berdiri dalam satu barisan untuk menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, tidak ada toleransi bagi kelompok yang mengganggu ketenangan warga.

"Sindang bukan tempat untuk geng motor. Jangan coba-coba datang membuat keresahan, karena masyarakat di sini sepakat menjaga keamanan wilayah bersama-sama," tegas Toleng.

Ia mengatakan, gerakan ini lahir dari kegelisahan masyarakat yang tidak ingin anak-anak muda terjerumus dalam kelompok yang berpotensi merusak masa depan dan mengancam keselamatan orang lain.

"Kami ingin pemuda Sindang dikenal karena prestasi, bukan karena konvoi liar, tawuran, atau aksi kriminal di jalan. Jangan sampai nama baik daerah rusak karena ulah segelintir orang," ujarnya.

Toleng juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, hingga aparat keamanan untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama pada malam hari.

Menurutnya, menjaga lingkungan tetap aman bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga.

"Kalau ada indikasi aktivitas yang mengarah ke geng motor, lebih baik dicegah sejak awal. Jangan menunggu sampai ada korban atau keributan baru bertindak," katanya.

Melalui gerakan Sindang Bersatu Bebas Geng Motor, warga ingin mengirim pesan tegas bahwa keamanan lingkungan adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi kelompok yang mengancam ketertiban, dan tidak ada kompromi terhadap tindakan yang membuat masyarakat hidup dalam ketakutan.

"Sindang harus tetap aman, nyaman, dan kondusif. Siapa pun yang datang dengan niat membuat onar, akan berhadapan dengan semangat persatuan warga yang menolak segala bentuk gangguan kamtibmas," pungkas Toleng.

Terkini