daerah

Dua Ojol Kamptibmas Babak Belur Diduga Dikeroyok Bos Juragan Kelapa dan Gerombolannya, Keluarga Korban Pertanyakan: “Kenapa Pelaku yang Diamankan Bisa

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:18 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Dugaan aksi pengeroyokan terhadap dua anggota Ojol Kamptibmas di Pasar Baru Indramayu kini menjadi sorotan tajam. Bukan hanya karena korban mengalami luka-luka, tetapi juga karena muncul pertanyaan publik terkait penanganan para terduga pelaku yang disebut sempat beberapa kali diamankan lalu dilepaskan.

 

Korban F (31) dan A (24) diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh lima pria yang menurut sejumlah saksi berada dalam pengaruh minuman keras pada Rabu malam (27/5/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula saat F selesai mengantar penumpang dan berhenti di kawasan Pasar Baru. Tanpa diduga, sekelompok pria menghampirinya. Belum diketahui secara pasti pemicu keributan tersebut, namun korban diduga langsung menjadi sasaran kekerasan.

 

Dalam kondisi sendirian, F disebut menerima pukulan secara bertubi-tubi dari beberapa orang sekaligus. Korban yang kebingungan berusaha mempertahankan diri, namun kalah jumlah dan tidak mampu menghindari seluruh serangan yang datang.

 

Melihat rekannya dikeroyok, A berusaha datang untuk melerai. Namun niat baik itu justru berujung petaka. Ia diduga ikut dihajar hingga mengalami luka-luka saat mencoba menghentikan aksi kekerasan tersebut.

 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Indramayu. Rekan-rekan ojol yang mengawal proses pelaporan mengaku sempat mendapat kabar bahwa tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan petugas, sementara dua lainnya melarikan diri.

 

Namun yang terjadi setelahnya justru memicu kekecewaan. Menurut pihak korban, tiga orang yang sempat diamankan tersebut dikabarkan kembali dilepaskan. Informasi itu langsung menyulut kemarahan komunitas ojol yang sejak awal berharap proses hukum berjalan tegas terhadap para terduga pelaku pengeroyokan.

 

Halaman:

Terkini