daerah

GMNI Halbar Desak Pansus BLUD Usut Limbah RSUD Jailolo

Senin, 25 Mei 2026 | 16:15 WIB
GMNI Halbar Desak Pansus BLUD Usut Limbah RSUD Jailolo

 

JAILOLO, Gertak.id — Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Cabang Halmahera Barat mendesak Panitia Khusus (Pansus) BLUD DPRD Halmahera Barat untuk tidak hanya fokus pada persoalan anggaran dan pelayanan kesehatan, tetapi juga mengusut dugaan buruknya pengelolaan limbah di RSUD Jailolo yang dinilai berpotensi mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Desakan tersebut mencuat di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BLUD RSUD Jailolo, mulai dari pelayanan kesehatan, kelangkaan obat hingga dugaan kurang transparannya pengelolaan anggaran rumah sakit.

Sekretaris GMNI Halbar, Maykel Flory, meminta Pansus BLUD mengambil langkah serius dalam mengawal sistem pengelolaan limbah rumah sakit yang diduga dapat mencemari lingkungan sekitar warga.

Menurutnya, persoalan limbah medis selama ini dinilai kurang mendapat perhatian, padahal dampaknya sangat berbahaya karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pencemaran lingkungan.

“Pansus jangan hanya fokus pada laporan dan angka anggaran di atas kertas. Mereka harus turun langsung melihat kondisi IPAL dan sistem pengelolaan limbah medis di RSUD Jailolo. Jika limbah tidak dikelola dengan baik, lingkungan bisa tercemar dan masyarakat yang akan menjadi korban,” tegas Maykel. Senin (25/05/2026).

GMNI Halbar juga berharap DPRD Halmahera Barat melalui Pansus BLUD dapat bekerja maksimal dan transparan dalam mengusut seluruh persoalan yang terjadi di RSUD Jailolo.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Jailolo belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang disampaikan GMNI Halbar.

Terkini