daerah

Bupati Lucky Hakim Menghilang Saat Didemo, KOMPI Kirim 5 Biawak: “Pendopo Dikepung Penjilat!”

Kamis, 30 April 2026 | 18:05 WIB

Gertak.id | Indramayu - Aksi unjuk rasa Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) di Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (30/4/2026), berubah menjadi luapan kemarahan terbuka. Massa yang datang dengan tuntutan serius justru tidak menemukan sosok bupati yang mereka cari.

 

Ketidakhadiran kepala daerah itu langsung memantik kekecewaan. Massa menilai absennya bupati bukan sekadar kebetulan, melainkan cerminan sikap yang dinilai menghindar dari tekanan publik.

 

Situasi semakin memanas ketika KOMPI melancarkan aksi simbolik yang tajam. Lima ekor biawak diserahkan sebagai “hadiah”, menyiratkan kritik keras terhadap kepemimpinan yang dianggap jauh dari rakyat.

 

Biawak tersebut bukan sekadar properti aksi. Hewan itu dijadikan simbol sindiran terhadap perilaku di lingkar kekuasaan yang dinilai penuh kepentingan dan loyalitas semu.

 

Koordinator Umum KOMPI, Hatta, tampil sebagai suara paling lantang dalam aksi tersebut. Ia secara terbuka menyasar lingkungan dalam pemerintahan yang disebutnya tidak sehat.

 

“Sampaikan ke Bupati, itu binatang lidahnya panjang. Hati-hati, Pendopo sekarang dipenuhi penjilat!” teriak Hatta, disambut sorakan dan tepuk tangan massa yang semakin tersulut emosi.

 

Orasi itu mempertegas bahwa kemarahan massa bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal kepercayaan. KOMPI menilai ada jarak yang makin lebar antara penguasa dan masyarakat pesisir.

Halaman:

Terkini