daerah

Menteri Bappenas Dorong Alumni UNIB Tembus Panggung Global, Wagub Mian Nostalgia: Dulu Tak Seperti Ini

Sabtu, 25 April 2026 | 09:43 WIB

Gertak.id | Bengkulu - Gaung internasionalisasi menggema dalam Dies Natalis ke-44 Universitas Bengkulu (UNIB) yang digelar di Gedung Serba Guna, Jumat (24/4/2026). Di hadapan ribuan mahasiswa, Rachmat Pambudy—Menteri PPN/Kepala Bappenas—melontarkan pesan tegas: lulusan UNIB tak boleh hanya jadi penonton, tapi harus menembus arena global.

 

Dalam orasi ilmiahnya, Rachmat menilai kapasitas alumni UNIB sudah terbukti, bahkan banyak yang kini mengisi posisi strategis di pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, ia mengingatkan, capaian itu bukan garis akhir. Target berikutnya jelas—panggung internasional.

 

“Kita tidak kekurangan kualitas. Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian untuk keluar dan bersaing di level dunia,” tegasnya, mendorong mahasiswa agar tak hanya puas di zona nasional.

 

Dorongan tersebut bukan tanpa dasar. Secara reputasi, UNIB terus menanjak. Kampus yang dikenal dengan konsep “green campus” ini kini masuk jajaran perguruan tinggi papan atas di Sumatera. Berdasarkan Webometrics Januari 2026, UNIB bertengger di peringkat ke-37 nasional—sebuah capaian yang memperkuat legitimasi untuk melangkah lebih jauh.

 

Di sisi lain, nostalgia dan kebanggaan mewarnai sambutan Mian, Wakil Gubernur Bengkulu sekaligus alumni UNIB. Ia membandingkan kondisi kampus masa lalu dengan sekarang—kontras yang menurutnya mencerminkan lompatan besar.

 

“Dulu fasilitas belum seperti ini. Sekarang gedung megah berdiri di mana-mana. Ini bukti UNIB tidak jalan di tempat,” ujarnya, menggarisbawahi transformasi yang tak bisa diabaikan.

 

Mian juga menegaskan bahwa kemajuan fisik kampus harus sejalan dengan kualitas lulusan. Baginya, kebanggaan sebagai alumni bukan sekadar nostalgia, tetapi tanggung jawab untuk ikut mengangkat nama almamater.

 

Halaman:

Terkini