Jumat, 24 April 2026
Kondisi jalan di simpang Nanga Lot menuju Desa Nanga Luan, Kabupaten Kapuas Hulu, saat ini semakin memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses vital bagi masyarakat dari beberapa desa di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui, terutama saat kondisi cuaca tidak mendukung.
Berdasarkan pantauan di lapangan, badan jalan dipenuhi lumpur tebal, berlubang, serta licin. Bahkan di beberapa titik, kendaraan tidak dapat melintas tanpa bantuan alat seadanya. Warga terpaksa harus “menyangkul” atau memperbaiki bagian jalan secara manual terlebih dahulu agar bisa dilewati, baik oleh sepeda motor maupun kendaraan lainnya. Kondisi ini tentu sangat menyulitkan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Jalan ini memiliki peran penting sebagai jalur penghubung utama bagi warga Desa Nanga Luan dan desa-desa sekitarnya. Selain digunakan untuk mobilitas warga, jalan tersebut juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, hingga akses menuju layanan pendidikan dan kesehatan. Rusaknya infrastruktur ini berdampak langsung terhadap perekonomian dan keselamatan masyarakat.
Tidak sedikit warga yang mengeluhkan kondisi ini. Selain memperlambat perjalanan, jalan yang rusak juga meningkatkan risiko kecelakaan. Kendaraan kerap terjebak di lumpur, bahkan harus didorong secara bersama-sama. Dalam situasi tertentu, akses bisa terputus total jika tidak ada upaya darurat dari masyarakat setempat.
Ironisnya, hingga saat ini perbaikan permanen dari pihak terkait belum terlihat. Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, untuk segera mengambil tindakan nyata. Mengingat jalan ini merupakan akses vital, sudah seharusnya mendapatkan prioritas dalam pembangunan infrastruktur.
Semangat gotong royong warga memang patut diapresiasi, namun hal tersebut tidak bisa menjadi solusi jangka panjang. Diperlukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan agar jalan ini dapat kembali layak digunakan dengan aman dan nyaman.
Dengan kondisi yang ada saat ini, masyarakat hanya bisa berharap agar keluhan ini segera didengar dan ditindaklanjuti. Sebab, akses jalan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Jurnalis Effendy