Pemalang, Belik — Nuansa religius yang hangat berpadu dengan kebersamaan terasa begitu kuat dalam gelaran Tasyakuran Khotmil Qur'an di SD Negeri 03 Gunungjaya, desa Gunungjaya Kec Belik Kab Pemalang.Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini bukan sekedar seremoni, melainkan menjadi momen penuh makna dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.
Sejak awal acara, suasana telah dipenuhi kekhidmatan. Pembukaannya berlangsung dengan tertib, membuka rangkaian kegiatan yang sarat nilai spiritual. Puncak keharuan mulai terasa saat Akma dan Gisel melantunkan ayat suci Al-Qur'an dan sholawat Nabi dengan suara merdu dan penuh penghayatan, membuat para hadirin larut dalam suasana yang syahdu.
Kepala Sekolah, Taryono, dalam Berbagainya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pembentukan karakter siswa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Khotmil Qur'an merupakan langkah awal dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
Ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan anak-anak untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya dengan penuh harap.
Memasuki prosesi inti, Khotmil Qur'an dipimpin oleh Ustazah Titin Muktiana dengan penuh kekhusyukan. Lantunan doa dan ayat suci menggema, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus menggetarkan hati. Para siswa mengikuti setiap rangkaian dengan tertib, mencerminkan kesungguhan mereka dalam menuntaskan pembacaan Al-Qur'an.
Semakin memperdalam makna acara, tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Joko Prayitno memberikan masukan motivasi spiritual. Dalam ceritanya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai cahaya kehidupan di tengah derasnya arus zaman.
Jika Al-Qur'an sudah dekat di hati, maka hidup akan lebih terarah dan penuh keberkahan,” pesannya disambut antusias oleh para hadirin.
Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta, mulai dari guru, siswa hingga tamu undangan, berkumpul dalam suasana makan bersama. Tawa, canda, dan kehangatan tercipta, menutup rangkaian acara dengan penuh keakraban.
Ketua panitia, Sigit SY, menyampaikan rasa terima kasih atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak yang telah berkontribusi sehingga acara berjalan lancar dan penuh makna.
Tasyakuran Khotmil Qur'an ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membangun akhlak dan spiritualitas. Dari halaman sederhana sekolah, lahir harapan besar untuk mencetak generasi Qur'ani yang siap menghadapi masa depan dengan iman dan akhlak mulia.