daerah

Pelayanan Desa Pabean Disorot: Urus Surat Dipersulit, Warga Tuding Perangkat Abaikan Tugas Utama

Jumat, 10 April 2026 | 17:38 WIB

Gertak.id | Indramayu - Pelayanan publik di Desa Pabean menuai sorotan keras. Warga mengeluhkan buruknya layanan administrasi yang dinilai kian memprihatinkan, terutama saat perangkat desa lebih fokus pada penyaluran bantuan pangan dibanding menjalankan tugas utama melayani masyarakat.

 

Keluhan mencuat setelah seorang warga harus pulang dengan tangan kosong saat hendak mengurus surat pengantar. Padahal, dokumen tersebut menjadi kebutuhan penting untuk berbagai keperluan administratif, mulai dari pembuatan KTP hingga pengurusan bantuan.

 

“Saya datang pagi, tapi disuruh nunggu terus. Katanya lagi fokus bantuan pangan. Sampai siang nggak dilayani juga,” ungkap warga berinisial “Y” dengan nada kecewa.

 

Menurutnya, alasan kesibukan tidak bisa dijadikan dalih untuk menghentikan pelayanan dasar. Warga menilai hak mereka justru terabaikan di tengah program yang seharusnya berjalan beriringan.

 

“Kami datang bukan minta belas kasihan. Ini hak kami sebagai warga. Tapi malah dipersulit dengan alasan sibuk bantuan,” tegasnya.

 

Kondisi ini memicu kritik terhadap manajemen pelayanan di tingkat desa. Tidak adanya pembagian tugas yang jelas dinilai menjadi akar persoalan, hingga pelayanan publik terkesan lumpuh.

 

“Kalau dari awal bilang tidak bisa dilayani, kami tidak akan buang waktu seharian di kantor desa,” keluhnya.

 

Halaman:

Terkini