daerah

Viral Siswa SMP di Bandung Kembalikan MBG Diduga Bau Tak Sedap, Dapur SPPG Citeureup Disidak

Rabu, 8 April 2026 | 17:35 WIB

Gertak.id | Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, mendadak jadi sorotan tajam publik setelah viral dugaan makanan tidak layak konsumsi dibagikan kepada siswa.

 

Peristiwa itu terjadi di SMPN 1 Dayeuhkolot pada Selasa, 7 April 2026. Sejumlah siswa ramai-ramai mengembalikan paket makanan (ompreng) yang sebelumnya mereka terima dari program MBG.

 

Kasus ini mencuat setelah video pengembalian makanan beredar luas di grup WhatsApp warga, lalu diunggah ulang oleh akun Instagram @maju.idn pada Rabu, 8 April 2026.

 

Dalam video tersebut, para siswa secara terbuka mengeluhkan aroma tak sedap dari makanan yang mereka terima. Bahkan, beberapa siswa menyebut bau makanan tersebut menyerupai “bau kelek (ketiak)”.

 

Menu yang dibagikan saat itu diduga terdiri dari nasi putih, ayam rendang, tempe orek, acar timun wortel, serta potongan buah melon. Paket tersebut merupakan bagian dari distribusi MBG yang menyasar 2.874 penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga masyarakat melalui layanan posyandu.

 

Belakangan diketahui, makanan tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citeureup yang berlokasi di Jalan Pasigaran, Bandung.

 

Merespons kejadian ini, unsur Forkopimcam Dayeuhkolot bergerak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur SPPG Citeureup.

 

Halaman:

Terkini