daerah

Tragis! Mobil Travel Terjun ke Jurang di Majalengka, 20 Penumpang Jadi Korban, 6 Tewas

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:18 WIB

Gertak.id | Majalengka – Kecelakaan maut terjadi di Desa Manis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa (24/3/2026) dini hari. Sebuah mobil travel jenis Isuzu Elf yang mengangkut rombongan keluarga dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 7 meter.

Insiden nahas tersebut melibatkan sekitar 20 penumpang yang seluruhnya diketahui berasal dari Kabupaten Karawang. Dari jumlah tersebut, 6 orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa ini sempat viral di media sosial setelah video amatir warga beredar luas. Dalam unggahan akun Instagram @informasi_karawang pada Rabu (25/3/2026), terlihat kondisi kendaraan yang ringsek parah di dasar jurang, sementara warga berupaya melakukan evakuasi secara manual terhadap para korban.

Berdasarkan informasi di lapangan, mobil travel tersebut melaju dari arah Tasikmalaya menuju Majalengka. Salah seorang petugas kepolisian di lokasi menyebutkan seluruh korban merupakan warga Karawang.
“Total korban 20 orang, semuanya beralamat di Karawang,” ujar petugas.

Evakuasi berlangsung dramatis. Sejumlah penumpang dilaporkan terjebak di dalam kendaraan akibat bodi mobil yang ringsek. Warga sekitar yang pertama tiba di lokasi bahu-membahu mengevakuasi korban sebelum petugas kepolisian dan tim medis datang.

Secara terpisah, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Lantas AKP Pandu Surya Renata menjelaskan kronologi awal kejadian. Ia menyebut kendaraan yang dikemudikan Hasyim Adnan itu melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.

“Setibanya di lokasi kejadian, kondisi jalan licin, menurun, dan menikung tajam di Blok Maniis Tonggoh. Pengemudi diduga mengantuk dan kelelahan sehingga tidak dapat menguasai kendaraan,” jelas Pandu, Rabu (25/3/2026).

Selain faktor kondisi pengemudi, dugaan lain yang mengemuka adalah adanya gangguan pada sistem pengereman kendaraan. Travel tersebut diduga mengalami rem blong sebelum akhirnya meluncur tak terkendali dan terperosok ke jurang.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pendataan korban juga masih terus dilakukan, sementara korban luka telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama saat melintasi jalur rawan dengan kondisi jalan licin, menurun, dan berliku.

Terkini