daerah

Terekam Kamera, Oknum Mengaku Dishub Medan Diduga Peras Sopir Pikap Rp500 Ribu dan Ancam ke Pengadilan

Senin, 2 Maret 2026 | 10:20 WIB

Gertak.id | Medan - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan dugaan tindakan pemerasan oleh oknum yang disebut-sebut berasal dari Dinas Perhubungan (Dishub) di Medan, Sumatera Utara.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram Medan Kini pada Minggu (1/3/2026). Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria yang disebut sebagai oknum petugas Dishub diduga meminta uang sebesar Rp500 ribu kepada sopir mobil pikap jenis L300.

“Ada apa ini? Ada giat apa ini?” terdengar suara perekam dalam video.

“Nangkap-nangkap minta apa-apa aja kerja kalian,” sambungnya dengan nada kesal.

Sopir Pikap Didatangi Oknum Petugas

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi saat sopir tengah melintas di jalan dan dihentikan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas.

Sopir mengaku diminta menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan, termasuk STNK dan bukti uji KIR. Namun, meski dokumen disebut lengkap dan masa berlaku KIR masih aktif, ia diduga tetap diminta sejumlah uang.

Saat aksinya dipergoki dan direkam warga, oknum tersebut terlihat mengembalikan STNK dan dokumen KIR kepada sopir sebelum bergegas meninggalkan lokasi.
Beberapa pria yang berada di lokasi tampak menjauh setelah menyadari aksi mereka menjadi sorotan kamera warga.

Sempat Ancam Bawa ke Pengadilan

Dalam video yang sama, sopir pikap mengungkapkan dirinya sempat diancam akan dibawa ke pengadilan.
“Tadi dia bilang, ‘tunjukkan KIR-nya,’ terus mau dibawa ke pengadilan, bilangnya gitu,” ujar sopir dalam rekaman.
“Padahal posisi KIR masih hidup, tadi diminta uang Rp500 ribu,” tambahnya.

Sebagai informasi, uji KIR merupakan pemeriksaan teknis berkala yang wajib dilakukan kendaraan angkutan barang dan penumpang untuk memastikan kelayakan jalan. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan setiap enam bulan sekali sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan lalu lintas.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Dishub Kota Medan maupun instansi terkait mengenai dugaan pungutan liar tersebut. Kasus ini pun menuai sorotan warganet yang mendesak agar dilakukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut terhadap oknum yang terlibat.

Terkini