daerah

Viral Lubang Raksasa di Aceh Tengah Meluas, Jalan Penghubung Terputus dan Badan Jalan Menggantung

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:50 WIB

Gertak.id | Aceh — Fenomena lubang raksasa yang terjadi di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi sorotan luas publik setelah viral di media sosial. Longsoran tanah yang terus meluas dilaporkan telah merusak badan jalan hingga menyebabkan akses penghubung terputus.

Dalam rekaman udara yang diunggah akun Instagram @hestilarasati, Rabu (28/1/2026), terlihat lubang raksasa tersebut menggerus hampir separuh badan jalan. Kondisi itu memperlihatkan betapa seriusnya dampak longsoran yang terjadi di kawasan pedesaan Aceh Tengah tersebut.

“Fenomena lubang raksasa di Aceh Tengah terus meluas,” tulis keterangan dalam unggahan yang ramai diperbincangkan warganet.

Informasi terkini menyebutkan, jalan penghubung di wilayah tersebut kini tidak dapat dilalui kendaraan. Longsoran masih terus berlangsung akibat aliran air yang datang dari bagian atas maupun bawah kawasan kejadian.

Akun @trendingbuzz.id yang turut membagikan ulang video tersebut menyebutkan bahwa longsoran membentuk lekukan menyerupai alur sungai di bagian bawah. “Longsoran kian membesar dan membentuk lekukan seperti aliran sungai,” tulis akun tersebut.

Badan Jalan Menggantung, Warga Cemas

Akibat kondisi tersebut, warga setempat mengaku khawatir longsoran akan semakin meluas dan membahayakan keselamatan. Beberapa bagian badan jalan dilaporkan menggantung setelah tanah penyangga di bawahnya tergerus air.

“Kondisi ini menjadikan kawasan sekitar lubang sangat berbahaya bagi warga yang berada di lokasi,” ungkap keterangan dalam unggahan yang beredar.

Situasi ini memicu kekhawatiran akan potensi amblas susulan, mengingat struktur tanah di wilayah tersebut didominasi pasir yang mudah tergerus air.

Warga Gunakan Jalur Alternatif

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menyediakan jalur alternatif bagi warga guna mencegah terjadinya korban jiwa. Warga diimbau untuk tidak melintasi jalur terdampak longsor hingga kondisi dinyatakan aman.

Diketahui, karakteristik tanah yang mudah terbawa arus air turut meningkatkan risiko longsor lanjutan serta mengancam permukiman di sekitar lokasi kejadian.

Hingga Rabu (28/1/2026) pukul 17.30 WIB, unggahan video lubang raksasa tersebut telah disukai lebih dari 2,4 ribu pengguna Instagram. Warganet pun berharap agar longsoran tidak terus meluas.

“Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya,” tulis akun @tatang7571.

Halaman:

Terkini