Gertak.id | Jakarta — Artis sekaligus aktivis Chiki Fawzi mengungkapkan bahwa dirinya batal menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026. Kabar tersebut ia sampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Selasa, 27 Januari 2026.
Anak pasangan artis Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque itu mengaku dicopot secara mendadak dari daftar petugas haji. Menurut Chiki, pemberitahuan tersebut ia terima secara tiba-tiba dengan alasan adanya arahan dari atasan.
“Aku mau ngasih tahu aja sih bahwa semalam aku dicopot dari petugas haji. Tiba-tiba pemberitahuannya ada arahan dari atasan,” ujar Chiki dalam video yang diunggahnya.
Chiki menyampaikan bahwa menjadi petugas haji merupakan impian yang telah ia harapkan selama tiga tahun terakhir. Ia mengaku masih mencoba mencerna kenyataan tersebut meski perasaan sedih tak bisa disembunyikan.
“Jujur sedih banget karena one of my biggest dream itu jadi petugas haji. Haji sambil melayani tamu-tamu Allah. Ini keinginan aku dari tiga tahun lalu,” tuturnya.
Selama proses persiapan, Chiki menyebut dirinya telah mengikuti berbagai tahapan, termasuk pendidikan dan pelatihan (diklat) bersama calon petugas haji lainnya. Ia juga mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga selama masa pelatihan tersebut.
“Pengalamannya luar biasa banget. Aku bertemu teman-teman yang baik, tulus, dan benar-benar mempersiapkan diri untuk melayani tamu Allah. Aku berdoa semoga mereka diberikan kelancaran,” ucapnya.
Chiki menegaskan bahwa selama mengikuti diklat, dirinya tidak mendapatkan perlakuan khusus. Ia menyatakan menjalani seluruh proses dengan sepenuh hati dan profesional.
“Haji ini kan panggilan Allah. Manusia bisa berencana, pemerintah bisa memanggil, tapi kalau Allah belum memanggil, ya aku enggak akan bisa berangkat,” katanya.
Dalam video tersebut, Chiki juga menyampaikan permohonan maaf kepada calon jemaah haji karena tidak bisa turut melayani serta berharap penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan dengan lancar.
Sebelumnya, Chiki sempat mengunggah momen saat mengikuti pelatihan petugas haji, termasuk aktivitas pelatihan semi militer, kelas tugas dan fungsi, hingga pembekalan bahasa Arab dan psikologi haji. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian Haji (Kemenhaj) belum memberikan pernyataan resmi terkait pengakuan Chiki Fawzi tersebut.