daerah

Tak Banyak Bawa Asisten Asing, John Herdman Siap Optimalkan Pelatih Lokal Timnas Indonesia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 13:41 WIB

Gertak.id | Jakarta – Publik sepak bola Tanah Air tengah ramai membahas rencana kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, yang dipastikan akan segera menginjakkan kaki di Jakarta.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, mengonfirmasi bahwa pelatih asal Inggris tersebut dijadwalkan tiba di Jakarta pada Senin, 12 Januari 2026.

“John Herdman datang tanggal 12 Januari (2026),” ujar Sumardji kepada awak media di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Kedatangan Herdman menyusul pengumuman resmi PSSI pada Sabtu, 3 Januari 2026, yang menetapkannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Ia resmi menggantikan Patrick Kluivert yang kontraknya berakhir pada Oktober 2025 lalu.

Menariknya, dalam kedatangan perdananya ke Indonesia, Herdman disebut akan terbang seorang diri, tanpa didampingi jajaran asisten pelatih asing.

Selain itu, PSSI juga merencanakan sesi perkenalan resmi Herdman kepada publik dan media pada hari yang sama dengan kedatangannya.

“Ya, tanggal 12. Kalau ada perubahan, nanti akan kami infokan kembali,” tambah Sumardji.

Wajib Menetap di Indonesia, Bukan Kerja Jarak Jauh
Dalam kontrak kerjanya, PSSI menetapkan syarat mutlak bagi Herdman, yakni wajib berdomisili di Indonesia selama masa jabatannya sebagai pelatih Timnas.

Sumardji mengungkapkan, kesediaan Herdman tinggal di Indonesia bersama keluarganya menjadi salah satu pertimbangan utama PSSI menunjuk eks pelatih Timnas Kanada di Piala Dunia 2022 tersebut.

“Hal utama, dia mau tinggal di Indonesia. Itu jadi pertimbangan utama,” ungkap Sumardji.

“Dia sendiri bilang, ‘jika Indonesia memang memilih saya, maka saya bersama keluarga akan ke Indonesia’,” lanjutnya.

Hanya Bawa Maksimal 3 Asisten, Prioritaskan Pelatih Lokal

Tak hanya itu, Herdman juga berkomitmen tidak membawa banyak asisten pelatih asing. Ia disebut hanya akan membawa maksimal dua hingga tiga asisten, sementara posisi lainnya akan diisi oleh pelatih lokal.
“Dia bilang, saya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang,” tutur Sumardji.

Sumardji menjelaskan, Herdman memang diminta untuk melibatkan pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Langkah ini dinilai penting agar Herdman dapat memantau langsung perkembangan pemain di kompetisi domestik, mulai dari Liga 1 hingga kelompok usia muda, sekaligus memahami kultur sepak bola nasional.

“Selebihnya dia akan mengambil semuanya pelatih-pelatih asisten lokal dari Indonesia,” jelas Sumardji.

Halaman:

Terkini