daerah

Blak-blakan, Dokter Tifa Ungkap Enam Versi Ijazah Jokowi yang Pernah Muncul ke Publik

Jumat, 9 Januari 2026 | 08:23 WIB

Gertak.id | Jakarta - Polemik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hingga kini masih bergulir di ruang publik. Keberadaan ijazah Jokowi sendiri diklaim saat ini berada dalam penguasaan Polda Metro Jaya.

Isu tersebut ramai disuarakan sejumlah pihak, di antaranya Roy Suryo, Rismon Sianipar Hasiholan, serta Tifauzia Tyassuma yang akrab disapa dokter Tifa.

Dalam proses pengungkapan tudingan tersebut, dokter Tifa mengaku telah melihat sedikitnya enam versi spesimen ijazah Jokowi yang pernah ditampilkan ke publik.

Enam Versi Ijazah Jokowi Menurut Dokter Tifa

Dalam siaran podcast yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Kamis, 8 Januari 2026, dokter Tifa menyebutkan adanya perbedaan dari enam versi ijazah yang ia ketahui sejak Mei hingga Desember 2025.

“Dari sudut pandang saya, sejak 22 Mei 2025 sampai 15 Desember 2025, setidaknya ada enam versi spesimen ijazah Joko Widodo,” ujar dokter Tifa.

Ia menjelaskan, versi pertama adalah ijazah yang ditampilkan oleh Bareskrim Polri dalam bentuk slide dan hanya dapat dilihat masyarakat melalui layar televisi.

Versi kedua, lanjutnya, merupakan foto ijazah yang diunggah oleh politikus PSI, Dian Sandi Utama, melalui akun media sosial X.

“Sementara versi ketiga, keempat, dan kelima adalah dokumen dari KPUD Surakarta, KPUD DKI Jakarta, serta KPU pusat. Semuanya dalam bentuk fotokopi, dan kami sudah memperoleh salinannya,” paparnya.

Dokter Tifa menegaskan bahwa versi keenam adalah ijazah yang ditunjukkan oleh Polda Metro Jaya.

“Nah, versi yang keenam, yang terakhir, adalah yang dari Polda Metro Jaya. Saya harus katakan, secara scientific, itu berbeda,” tegasnya.

Sorotan Emboss dan Watermark
Menurut dokter Tifa, perbedaan paling mencolok terdapat pada kemunculan emboss dan watermark dalam ijazah versi Polda Metro Jaya.

“Pada versi keenam, muncul emboss dan watermark yang jelas. Padahal sebelumnya, dalam konferensi pers, Mas Roy menyampaikan bahwa ijazah asli memiliki emboss dan watermark. Tiba-tiba pada versi Polda, unsur itu muncul,” ungkapnya.

Ia menilai, keberadaan emboss pada versi pertama hingga kelima perlu ditelusuri lebih lanjut secara mendalam.

Halaman:

Terkini