daerah

Heboh! Bayi Perempuan Ditemukan di Warung Kosong Sragi, Kapolres Pekalongan Turun Langsung ke Lokasi

Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:28 WIB

PEKALONGAN – Gertak.id | Warga Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dikejutkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga baru lahir. Bayi malang itu ditemukan pada Rabu pagi (6/8/2025), sekitar pukul 07.00 WIB, tergeletak di dalam sebuah warung kosong di tepi jalan raya.

-


Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si, langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memantau penanganan kasus tersebut. Ia menyampaikan bahwa penemuan bayi bermula dari laporan warga yang mendengar suara tangisan dari dalam warung.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Sugiharti (51), warga setempat, yang pagi itu tengah berjalan kaki untuk membeli sarapan. Ia mengaku mendengar suara tangisan dari warung kosong dan memutuskan untuk mencari sumber suara.
“Saat saya dekati, ternyata ada bayi dibungkus kain jarik dan plastik hitam, tergeletak di lantai warung,” ujar Sugiharti.

Sugiharti kemudian menghubungi keluarganya dan melaporkan penemuan tersebut ke Kepala Desa Sijeruk. Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke Polsek Sragi.

Mendapat informasi, tim dari Polsek Sragi dan Polres Pekalongan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi bayi ke Puskesmas Sragi 1 untuk pemeriksaan medis.

Baca juga:
Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Perdana, Tegaskan Komitmen Polri Presisi dan Stabilitas Kamtibmas

Dalam kunjungannya, Kapolres juga menyerahkan bantuan perlengkapan bayi sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kondisi bayi tersebut.
“Bayi sudah dibawa ke puskesmas dan dalam kondisi sehat. Kami juga memberikan bantuan sebagai wujud empati,” ungkap AKBP Rachmad.

Dari hasil pemeriksaan medis, bayi diketahui berjenis kelamin perempuan dengan berat sekitar 3 kilogram dan panjang 47 sentimeter. Tim medis memperkirakan bayi baru berusia lebih dari satu hari.

AKBP Rachmad menyebutkan bahwa pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi dan akan melanjutkan proses penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua maupun pelaku yang meninggalkan bayi ini,” jelasnya.

Terkait Adopsi, Prosedur Akan Ikuti Aturan Hukum


Menanggapi adanya keinginan dari sejumlah warga untuk mengadopsi bayi tersebut, Kapolres memastikan bahwa proses adopsi harus melalui prosedur hukum yang berlaku dan mendapat pendampingan dari instansi terkait.

-


Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak-anak yang rentan terhadap penelantaran.
“Kami harap seluruh masyarakat lebih peka dan peduli terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan sekitar,” tutupnya.

 

Terkini