daerah

Warga Protes Keras! Pemasangan Kabel PTS Diduga Asal-Asalan dan Dilakukan Tengah Malam

Minggu, 1 Juni 2025 | 13:01 WIB

Lebak, Gertak.id – Polemik soal proyek kelistrikan di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, kembali memicu keresahan warga. Belum tuntas isu tanam-sulam tiang listrik PLN dari tiang 9 ke tiang 12, kini warga kembali merasa dirugikan akibat pemasangan kabel milik Pengendali Tekanan Setrum (PTS) yang dinilai asal-asalan.

Puncaknya terjadi pada Minggu malam, 1 Juni 2025. Kabel PTS dipasang oleh petugas listrik tanpa pemberitahuan jelas dan justru dilakukan saat larut malam, bahkan menjuntai hingga menempel di atap rumah warga di Kampung Kandang Sapi.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dan khawatir atas cara pemasangan tersebut.

“Pemasangannya kok malam-malam, seperti nggak tahu aturan. Masa kabel segede itu dipasang pas warga tidur? Ini kabel nempel di atap rumah saya, bahaya banget apalagi kalau musim hujan atau angin kencang,” ungkapnya dengan nada tinggi.

Ia menambahkan bahwa kabel tersebut sangat berisiko menimbulkan bahaya serius, termasuk potensi tersengat listrik atau kebakaran. Warga pun mempertanyakan keseriusan PLN dan PTS dalam menjaga keselamatan warga.

"Kalau sampai ada korban jiwa, apakah PLN mau tanggung jawab? Ini kabel bisa terkelupas dan nyetrum, apalagi kalau hujan. Ini negara hukum, bukan proyek sembarangan,” lanjutnya.

Merespons keluhan warga, awak media menghubungi Cecep, Koordinator Lapangan dari pihak terkait. Melalui pesan WhatsApp, Cecep menyampaikan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Iya pak, terima kasih banyak atas laporannya. Kami akan segera ke lapangan untuk memperbaiki. Mohon informasikan alamat lengkapnya, supaya tim kami bisa langsung mengecek,” ujarnya singkat.

Warga berharap tindakan nyata segera dilakukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka mendesak PLN dan pihak PTS untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pemasangan kabel agar tidak membahayakan keselamatan publik.

 

Terkini