daerah

Warga Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, Resah: Aliran Air Pamsimas Terhenti, Dana Perbaikan Diduga Dialihkan

Rabu, 13 November 2024 | 01:40 WIB

Pekalongan-Sudah satu pekan terakhir, warga Desa Api-Api, Kecamatan Wonokerto, mengeluhkan terhentinya aliran air bersih dari program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang dikelola oleh BUMDes setempat. Meski iuran bulanan tetap dipungut, hingga kini pasokan air belum juga normal, membuat warga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air harian mereka.

Keresahan warga bertambah setelah beredar dugaan bahwa dana perbaikan Pamsimas sebesar Rp20 juta, yang sedianya dialokasikan untuk memperbaiki fasilitas air, telah digunakan oleh kepala desa untuk kegiatan lain yang dinilai kurang mendesak. Warga berharap ada penjelasan resmi dari pemerintah desa terkait penggunaan dana tersebut dan langkah konkret untuk memulihkan aliran air secepatnya.

"Kami sudah bayar iuran tiap bulan, tapi air tidak mengalir, dan dana perbaikan malah dipakai untuk keperluan lain," keluh salah satu warga. Mereka berharap pemerintah desa dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini dan memprioritaskan kebutuhan air bersih sebagai fasilitas yang sangat vital bagi kehidupan warga sehari-hari.

Pihak Pemerintah Desa sendiri belum memberikan tanggapan resmi mengenai isu ini,sementara itu masyarakat berharap agar penggunaan dana di gunakan secara transportasi dan efektif sesuai dengan peruntukanya. (Tim)

Terkini