Juara 1 POPDA Jateng, Hanifa Mutiara Pohan Jadi Inspirasi 900 Siswa SMPN 2 Randudongkal

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Selasa, 8 September 2026 | 19:43 WIB

PEMALANG — Momentum membanggakan terjadi di SMPN 2 Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Hanifa Mutiara Pohan, siswa yang baru saja sukses menyabet Juara I Pencak Silat Kelas D Putri pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah 2026, kini resmi menjadi ikon inspirasi baru bagi ratusan rekannya di sekolah.

Pada Senin (7/9/2026) kemarin, suasana upacara bendera di SMPN 2 Randudongkal terasa berbeda. Di hadapan sekitar 900 siswa, Kepala Sekolah Vivin Indriani, S.Pd., M.Pd., secara langsung mengalungkan medali emas kepada Hanifa.

Prosesi ini sengaja dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus suntikan motivasi bagi seluruh warga sekolah.

“Kalian semua memiliki peluang yang sama untuk berprestasi sesuai dengan bakat dan bidang yang diminati.

Namun, prestasi seperti yang diraih Hanifa ini tentu harus melalui perjuangan, latihan, kedisiplinan, dan kerja keras,” ujar Vivin di hadapan para siswa.

Keberhasilan Hanifa, atau yang akrab disapa Muti, di tingkat provinsi yang berlangsung di Semarang pada 1–6 September 2026 lalu memang tidak datang secara instan.

Sebelum melangkah ke tingkat Jawa Tengah membawa nama Kabupaten Pemalang, ia harus melewati seleksi ketat di tingkat Pra-POPDA hingga POPDA Kabupaten.

Di bawah bimbingan pelatih Raiyan Achmad Pamungkas, S.Pd., M.Pd., di Sasana Jawara Prestasi Randudongkal, Hanifa menjalani pemusatan latihan intensif dari Senin hingga Sabtu selama berbulan-bulan.

Jarak rumah dan tempat latihan sejauh empat kilometer tidak menyurutkan semangatnya.Hebatnya, agenda latihan yang padat tidak membuat Hanifa meninggalkan kewajiban akademiknya. 

Pihak sekolah memastikan ia tetap mengikuti pembelajaran intrakurikuler secara penuh pada pagi hari, sebelum melanjutkan latihan pencak silat hingga sore hari.

Yang paling penting adalah disiplin membagi waktu. Anak tetap mengikuti pembelajaran di sekolah, kemudian latihan setelah kegiatan sekolah selesai.

Kami juga memperhatikan agar porsi latihan tidak membuat anak kelelahan ketika berada di sekolah," jelas Vivin menekankan pentingnya keseimbangan antara olahraga dan pendidikan.

Ketika diberikan kesempatan untuk berbagi tips di depan 900 temannya mengenai rahasia suksesnya menjadi juara tingkat provinsi, Hanifa memberikan jawaban yang sangat sederhana namun mendalam.

“Latihan setiap hari, makan yang teratur, dan cukup istirahat,” ungkap Hanifa singkat.

Pihak sekolah berharap, medali emas POPDA Jateng ini menjadi modal positif bagi Hanifa untuk melangkah ke kejuaraan yang lebih tinggi seperti Kejurnas, sekaligus membuka jalan pendidikan masa depannya melalui jalur prestasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X