Bhirawa Anoraga Gaspol! Latihan Digenjot, Atlet Dipanaskan Jelang Cirebon Championship 2026

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Tak ada istilah santai menjelang Cirebon Championship 2026. Perguruan Silat Bhirawa Anoraga terus menggeber latihan para atletnya. Fisik dipacu, teknik diasah, mental ditempa. Semua dilakukan untuk memastikan para pesilat datang ke arena bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai petarung yang siap memberikan perlawanan terbaik.

Setiap sesi latihan menjadi medan pembuktian. Para atlet digembleng dengan latihan fisik, kecepatan, ketahanan, teknik serangan dan pertahanan, hingga simulasi pertandingan. Kekurangan tidak dibiarkan berlarut. Setiap kesalahan dievaluasi untuk kemudian diperbaiki.

Pelatih Bhirawa Anoraga, Yanto menegaskan, persiapan menghadapi Cirebon Championship 2026 dilakukan secara serius karena para atlet harus mampu menunjukkan hasil dari latihan yang selama ini mereka jalani.

“Kami maksimalkan latihan menjelang Cirebon Championship 2026. Tidak ada istilah datang hanya untuk ikut meramaikan. Atlet harus benar-benar siap, baik fisik, teknik maupun mental. Kami ingin mereka berani bertanding, tidak mudah gentar, dan mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya di arena,” tegasnya.

Menurutnya, latihan bukan hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknik, tetapi juga membentuk mental petarung. Para atlet terus didorong agar memiliki keberanian, fokus, disiplin, serta kemampuan mengendalikan emosi ketika menghadapi tekanan pertandingan.

“Kami terus evaluasi setiap kekurangan dalam latihan. Kalau ada teknik yang belum maksimal, kami perbaiki. Kalau fisik masih kurang, kami tingkatkan. Mental juga kami kuatkan, karena sekuat apa pun teknik kalau mentalnya tidak siap, akan sulit tampil maksimal saat pertandingan,” ujarnya.

Bhirawa Anoraga juga menanamkan kepada para atlet bahwa pertandingan tidak boleh dimulai dengan rasa takut. Lawan harus dihormati, tetapi keberanian untuk memberikan perlawanan wajib dimiliki setiap pesilat.

“Target kami tentu prestasi, tetapi yang paling penting atlet mampu menunjukkan hasil latihan dengan penuh disiplin dan sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi menyerah sebelum bertanding bukan karakter yang kami tanamkan,” tegasnya.

Cirebon Championship 2026 menjadi momentum penting bagi Bhirawa Anoraga untuk mengukur sejauh mana perkembangan para atlet. Ajang tersebut bukan hanya soal mengejar medali, tetapi juga menjadi arena menguji mental, pengalaman, teknik, dan daya juang para pesilat.

Latihan keras pun terus digeber hingga menjelang pertandingan. Keringat yang jatuh di tempat latihan diharapkan menjadi modal keberanian ketika para atlet berdiri di tengah arena.

Bhirawa Anoraga ingin membuktikan bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Ada disiplin, latihan panjang, evaluasi, keberanian, dan mental baja di balik setiap pesilat yang mampu berdiri tegak menghadapi lawannya.

Cirebon Championship 2026 bukan sekadar panggung untuk tampil. Bhirawa Anoraga datang untuk bertarung, menguji kemampuan, dan membuktikan bahwa setiap tetes keringat dalam latihan layak diperjuangkan menjadi prestasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X