Amankan Aksi Damai Peternak Ayam di Pekalongan, 337 Personel Gabungan Disiagakan

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Senin, 10 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Pekalongan, Gertak.id -- Polres Pekalongan menyiapkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan aksi damai Paguyuban Peternak Ayam Petelur Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam mengawal penyampaian aspirasi.

Apel pelayanan pengamanan aksi digelar di halaman Mapolres Pekalongan, Senin (10/8/2026) pagi. Apel dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., dan diikuti Wakapolres Kompol M Farid Amirullah, para pejabat utama, kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat pengamanan.

Total ada 337 personel gabungan yang disiapkan. Rinciannya terdiri dari personel Polres Pekalongan, personel TNI, personel Dinas Kesehatan, personel Satpol PP, dan personel Dinas Perhubungan.

Dalam arahannya, Kapolres meminta anggotanya tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berkembang terkait aksi unjuk rasa.

Kita harus menyikapi situasi ini dengan tenang, profesional, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berkembang," kata Rachmad saat memimpin apel.

Rachmad mengatakan penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Termasuk aksi para peternak ayam petelur yang menyuarakan persoalan harga pakan dan harga telur.

Menurutnya, kenaikan harga pakan menjadi salah satu persoalan yang berdampak langsung terhadap biaya produksi peternak dan berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh.

Aspirasi tersebut merupakan hak masyarakat yang harus kita hormati dan kita kawal penyampaiannya dengan baik," ujarnya.

Polisi Diminta Humanis dan Persuasif

Rachmad menekankan agar personel tidak melakukan tindakan yang justru dapat menimbulkan kesan Polri menghambat masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Kegiatan yang akan kita amankan pada prinsipnya merupakan aksi penyampaian aspirasi secara damai. Untuk itu, laksanakan pengamanan dengan tertib, humanis, persuasif, dan tetap mengedepankan pendekatan komunikasi," tegasnya.

Dia meminta seluruh personel memberikan pelayanan terbaik kepada peserta aksi maupun masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar lokasi.

"Kita harus memberikan kesan bahwa Polri hadir untuk memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, bukan sebaliknya," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X