Bupati Indramayu Salurkan Bantuan Rutilahu di Bungkul Barat, Lurah Bojongsari: Bukan Sekadar Bedah Rumah, Ini Mengembalikan Harapan Warga

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Senin, 10 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Di balik dinding rumah yang mulai rapuh, atap yang tak lagi sempurna, dan ruang sederhana yang menjadi tempat keluarga berlindung, tersimpan perjuangan panjang warga untuk bertahan hidup. Bagi sebagian keluarga, memperbaiki rumah bukan perkara mudah karena kebutuhan sehari-hari saja harus dipenuhi dengan segala keterbatasan.

Harapan itu kini datang melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bantuan disalurkan kepada warga di Bungkul Barat, RW 03, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, dengan dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu.

Kehadiran Bupati di tengah warga bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan. Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan masyarakat di tingkat bawah harus menjadi perhatian pemerintah, terutama ketika menyangkut kebutuhan paling mendasar: tempat tinggal yang aman dan layak.

Bagi penerima manfaat, rumah bukan hanya bangunan yang berdiri di atas tanah. Rumah adalah tempat anak-anak tumbuh, tempat keluarga berkumpul, tempat melepas lelah setelah bekerja, sekaligus tempat menyimpan harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, bantuan Rutilahu memiliki makna yang jauh lebih dalam. Ketika sebuah rumah diperbaiki, yang sesungguhnya sedang dibangun bukan hanya dinding dan atap, tetapi juga rasa aman, kesehatan, kenyamanan, dan harga diri sebuah keluarga.

Lurah Bojongsari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu yang telah memberikan perhatian kepada warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga penerima manfaat yang selama ini memiliki keterbatasan untuk melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

«“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas perhatian yang diberikan kepada warga kami. Bagi masyarakat yang menerima bantuan, ini bukan sekadar bantuan untuk memperbaiki rumah. Ini adalah harapan agar mereka bisa tinggal lebih aman, lebih nyaman, dan lebih layak bersama keluarganya,” ujar Lurah Bojongsari.»

Menurutnya, pemerintah di tingkat kelurahan memiliki tanggung jawab untuk memastikan persoalan warga tidak berhenti sebagai laporan administrasi. Setiap aspirasi dan kondisi masyarakat harus dikawal agar dapat ditindaklanjuti melalui program yang tepat.

«“Kami ingin setiap persoalan warga benar-benar mendapat perhatian. Jangan sampai warga yang kondisinya membutuhkan justru merasa sendirian menghadapi kesulitan. Ketika ada program pemerintah, kami akan berupaya mengawal dan memastikan manfaatnya sampai kepada masyarakat yang memang membutuhkan,” tegasnya.»

Ia berharap bantuan Rutilahu tidak hanya menjadi solusi terhadap kondisi rumah yang kurang layak, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi keluarga penerima untuk meningkatkan kualitas kehidupan mereka.

«“Rumah yang layak akan memberikan rasa tenang bagi keluarga. Dari tempat tinggal yang nyaman, kita berharap lahir kehidupan keluarga yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih optimistis menghadapi masa depan,” ungkapnya.»

Program Rutilahu sekaligus memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak selalu harus diukur dari megahnya gedung atau besarnya proyek. Ada ukuran lain yang jauh lebih dekat dengan kehidupan masyarakat: apakah seorang warga bisa tidur tanpa khawatir atap rumahnya bocor, apakah anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, dan apakah sebuah keluarga memiliki tempat tinggal yang pantas untuk disebut rumah.

Bagi warga Bungkul Barat RW 03, bantuan tersebut menjadi momentum yang tidak sekadar memperbaiki kondisi fisik hunian, tetapi juga menguatkan keyakinan bahwa pemerintah hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Satu rumah diperbaiki, satu keluarga dikuatkan. Dan ketika satu keluarga kembali memiliki harapan, di situlah pembangunan benar-benar memiliki arti.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X