Sumar Rosul Sentil Wakil Rakyat yang Muncul Saat Pemilu: “Jangan Hanya Datang Saat Butuh Suara”

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:14 WIB

PEKALONGAN, GERTAK.ID — Wakil DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, S.IP., M.A.P., mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan masyarakat sepanjang masa jabatan, bukan hanya menjelang pesta demokrasi.

Pesan itu disampaikan Sumar saat melaksanakan Reses Tahap II Tahun Anggaran 2026 bersama masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) Pekalongan III di kawasan Pantai Wonokerto, Minggu (9/8/2026).

Dalam reses tersebut, Sumar bertemu sejumlah komunitas, termasuk komunitas pecinta pesisir dan komunitas keagamaan. Pertemuan dimanfaatkan untuk menyerap langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Menurut Sumar, reses tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin DPRD. Aspirasi yang disampaikan masyarakat harus dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme kelembagaan.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat nanti kita sampaikan dalam rapat-rapat, termasuk pembahasan APBD tahun berikutnya, tentunya sesuai ketentuan perundang-undangan dan kemampuan keuangan daerah,” ujar Sumar.

Sejumlah aspirasi dari komunitas keagamaan antara lain berkaitan dengan rehabilitasi madrasah dan tempat ibadah, pembangunan ruang kelas baru serta perhatian terhadap tenaga pendidik.

Sementara dari komunitas pesisir, aspirasi berkaitan dengan kebutuhan dan persoalan kawasan pesisir turut menjadi perhatian.

Sumar menegaskan, tidak seluruh usulan dapat langsung direalisasikan. Setiap aspirasi harus disesuaikan dengan skala prioritas, kewenangan pemerintah daerah dan kemampuan anggaran.

Namun, ia memastikan suara masyarakat tidak berhenti setelah kegiatan reses selesai.

Kritik Politik Lima Tahunan

Sumar juga menyampaikan kritik terhadap pola hubungan politik yang hanya terbangun ketika pemilu semakin dekat.

Jangan setelah pemilu kemudian tidak pernah berjumpa dan bersilaturahmi dengan para konstituen. Hanya saat pemilu atau menjelang pemilu baru menemui konstituen. Menurut kami, hal seperti itu keliru,” tegasnya.

Bagi Sumar, mandat yang diberikan masyarakat melalui pemilu harus dijawab dengan komunikasi yang terus berjalan.

Wakil rakyat, kata dia, harus tetap hadir untuk mendengar persoalan masyarakat sekaligus menyampaikan perkembangan perjuangan aspirasi mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X