Pria Ketapang Daya Disekap dan Disiksa, Jaringan Sabu Mencuat Polisi Diminta Bertindak

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:46 WIB
Pria Ketapang Daya Disekap dan Disiksa, Jaringan Sabu Mencuat Polisi Diminta Bertindak
Pria Ketapang Daya Disekap dan Disiksa, Jaringan Sabu Mencuat Polisi Diminta Bertindak

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Rekaman video amatir mengungkap kondisi mengkhawatirkan seorang pria paruh baya yang ditemukan dalam keadaan terikat tali. Wajah dan sejumlah bagian tubuhnya juga terlihat mengalami luka.

Pria berinisial H, warga Dusun Gunung Anyar, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan.

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan, penyekapan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan peredaran narkotika jenis sabu-sabu.

Seorang warga Kecamatan Ketapang yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan bahwa korban merupakan warga Ketapang Daya. Salah satu orang yang disebut dalam informasi terkait kejadian itu juga disebut berasal dari wilayah yang sama.

"Benar, korban warga Ketapang Daya dan salah satu pelaku juga warga Ketapang Daya," ujar sumber tersebut, Sabtu (08/08/2026).

Menurut keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Rabu (05/08/2026) di wilayah Dusun Gunung Anyar, Desa Ketapang Daya.

Dugaan penyekapan disebut bermula ketika korban diduga menjalankan peran sebagai kurir sabu-sabu. Namun, barang yang disebut akan dikirim diduga gagal sampai tujuan, sementara uang yang berkaitan dengan transaksi tersebut dikabarkan hilang.

Kondisi tersebut kemudian diduga memicu tindakan penyekapan terhadap korban oleh pihak yang disebut sebagai pemesan atau bandar.

Tak berhenti di situ, informasi lain yang berkembang menyebutkan istri korban juga diduga mengalami pelecehan dan sempat disandera sebelum akhirnya dilepaskan.

"Selain itu, istri korban juga diduga mengalami pelecehan dan sempat disandera sebelum akhirnya dilepaskan. Kami berharap aparat penegak hukum segera bertindak," kata sumber tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas serta peran masing-masing pihak yang disebut dalam informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum memperoleh konfirmasi resmi dari kepolisian.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, belum memberikan respons terkait informasi dugaan penyekapan, penganiayaan, dan keterlibatan narkotika tersebut.

Polisi diharapkan segera memberikan penjelasan resmi untuk mengungkap kronologi, motif, serta status hukum pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X