Perkelahian Berdarah Bersenjata Clurit di Banyuates, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:22 WIB
Perkelahian Berdarah Bersenjata Clurit di Banyuates, Tiga Pelaku Diamankan Polisi
Perkelahian Berdarah Bersenjata Clurit di Banyuates, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

 

 

SAMPANG, Gertak.id – Perkelahian berdarah menggunakan senjata tajam terjadi di depan sebuah bengkel motor di Dusun Jeblung, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jumat (24/07/2026) malam. Insiden yang dipicu persoalan pribadi tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kini seluruh pihak yang terlibat telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di depan bengkel milik Suhar. Tiga pria yang terlibat diketahui berinisial S (60), warga Kecamatan Ketapang, H (44), warga Desa Masaran, serta H.R. (51), warga Dusun Jeblung, Desa Masaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula saat S berpapasan dengan H.R. yang berboncengan sepeda motor. Diduga terjadi senggolan kendaraan yang berujung cekcok hingga perkelahian menggunakan kayu dan sempat dilerai warga.

Namun, konflik tidak berhenti di situ. H.R. kemudian mendatangi rumah sepupunya, H, dan menceritakan kejadian tersebut. Emosi yang memuncak membuat keduanya mencari S dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Saat bertemu di depan bengkel, perkelahian kembali pecah hingga ketiganya mengalami luka.

Akibat kejadian itu, H mengalami luka sayatan di paha kanan serta luka pada siku kanan. H.R. mengalami luka pada tangan kanan, sedangkan S mengalami luka di tangan kanan dan bagian belakang kepala.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi, mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan, memasang garis polisi, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan seluruh pihak yang terlibat.

Kapolres Sampang AKBP Hartono melalui Kasatreskrim Iptu H. Nur Fajri Alim menegaskan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan. Polisi juga terus memburu barang bukti berupa senjata tajam dan sepeda motor yang diduga disembunyikan oleh keluarga pelaku.

"Seluruh pihak yang terlibat sudah kami amankan di Polres Sampang. Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif, termasuk mencari barang bukti yang belum ditemukan. Kami akan menangani perkara ini secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Pak Kasat akrab disapa.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang AKP Puji Eko Waluyo mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.

"Kami mengajak masyarakat untuk menahan diri dan menyerahkan setiap persoalan kepada aparat penegak hukum. Tindakan main hakim sendiri atau penggunaan senjata tajam hanya akan memperburuk keadaan dan menimbulkan konsekuensi hukum," ujar Pak Humas akrab disapa.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Sampang masih mendalami motif dan rangkaian peristiwa secara menyeluruh. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk menemukan barang bukti yang belum berhasil diamankan serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap berikutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X