SAMPANG, Gertak.id – Memasuki usia ke-16 tahun, Bank Sampang menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi menjadi bank syariah modern berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Sampang pun menegaskan agar BUMD perbankan tersebut tidak hanya bertahan, tetapi mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui inovasi layanan dan penguatan pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyawan, saat menghadiri peringatan Milad ke-16 Bank Sampang, Sabtu (11/7/2026). Acara tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Bank Sampang Ir. Hj. Umi Hanik Laila, M.M., Dewan Pengawas Syariah, Direktur Bank Sampang Syaifullah Asyik, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta jajaran manajemen dan karyawan.
Dalam sambutannya, Yuliadi menilai perjalanan Bank Sampang dari BPR konvensional hingga bertransformasi menjadi BPR Syariah merupakan bukti kemampuan perusahaan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Namun, menurutnya, tantangan ke depan jauh lebih besar sehingga inovasi tidak boleh berhenti.
"Bank Sampang harus terus berinovasi dan mempercepat digitalisasi melalui layanan berbasis aplikasi, rekening online, serta produk perbankan modern agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis," tegas Yuliadi.
Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset terbesar sebuah lembaga keuangan. Karena itu, Bank Sampang diminta terus menjaga tata kelola perusahaan yang baik, profesionalisme, integritas, prinsip kehati-hatian, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi.
Menurut Sekda, keberadaan Bank Sampang memiliki posisi strategis sebagai satu-satunya BUMD perbankan syariah milik Pemerintah Kabupaten Sampang. Selain memperkuat sektor keuangan daerah, bank tersebut diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah.
Hingga kini, Bank Sampang telah memperluas jaringan pelayanan di 11 kecamatan, yakni Sampang, Camplong, Omben, Karang Penang, Sreseh, Tambelangan, Kedungdung, Robatal, Banyuates, Sokobanah, dan Ketapang. Perluasan jaringan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat.
Komisaris Utama Bank Sampang, Ir. Hj. Umi Hanik Laila, menegaskan Milad ke-16 menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kinerja perusahaan.
"Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, Bank Sampang akan terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan terbaik agar tetap menjadi BPRS yang sehat, aman, dan terpercaya," ujarnya.