Sumur Bor di Omben Semburkan Api Tinggi Satu Meter, Polisi Pasang Garis Pembatas

Photo Author
Moch Rompi'i, Gertakberita.com
- Senin, 6 Juli 2026 | 22:23 WIB
Sumur Bor di Omben Semburkan Api Tinggi Satu Meter, Polisi Pasang Garis Pembatas
Sumur Bor di Omben Semburkan Api Tinggi Satu Meter, Polisi Pasang Garis Pembatas

 

 

SAMPANG, Gertak.id - Warga Dusun Solong Timur, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dikejutkan dengan munculnya kobaran api dari lubang pengeboran sumur bor milik Isnanwar (40), Senin (06/07/2026). Peristiwa tersebut diduga dipicu keluarnya gas dari dalam tanah saat proses pengeboran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengeboran sumur telah dilakukan sejak Rabu (01/07/2026). Hingga Senin pagi, kedalaman sumur mencapai sekitar 42 meter dan masih mengeluarkan air seperti biasa saat dilakukan uji coba.

Namun sekitar pukul 13.00 WIB, dari lubang pengeboran mulai keluar gas yang kemudian menyala hingga membentuk kobaran api setinggi kurang lebih satu meter. Kejadian itu langsung mengundang perhatian warga sekitar.

Kapolsek Omben, AKP Sujinarto, mengatakan pihaknya bersama personel Koramil 0828/03 Omben segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Kami langsung melakukan pengecekan, memasang garis pembatas di sekitar lokasi, serta mengimbau masyarakat agar tidak mendekati titik pengeboran demi keselamatan bersama. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyelidiki sumber gas yang muncul dari dalam tanah," ujar Sujinarto.

Selain melakukan pengamanan lokasi, polisi juga memastikan situasi tetap kondusif dan mengantisipasi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan dari semburan gas tersebut.

Sementara itu, Danramil 0828/03 Omben. Lettu Inf Murakib. menyampaikan bahwa personel TNI bersama Polri terus bersiaga dan membantu proses pengamanan di lokasi.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menyalakan api atau melakukan aktivitas di sekitar sumur hingga ada hasil pemeriksaan dari instansi yang berwenang. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," tegas Danramil 03 Omben.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Api diketahui dapat padam ketika lubang sumur ditutup menggunakan kain, namun diduga kandungan gas di dalam sumur masih berpotensi memicu nyala api apabila kembali tersulut.

Hingga Senin malam, kondisi sumur dilaporkan dalam keadaan padam dan masih berada di bawah pengawasan aparat kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat. Penyebab pasti munculnya gas masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari instansi terkait.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Moch Rompi'i

Rekomendasi

Terkini

X