Rumah Sadiman Roboh Diterjang Angin Kencang, Bantuan Tak Kunjung Terealisasi, Keluarga Merasa Hanya Diberi Harapan

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Gertak.id |✓Indramayu – Nasib memprihatinkan masih dialami Sadiman, warga Kabupaten Indramayu yang rumahnya roboh akibat diterjang angin kencang beberapa waktu lalu. Hingga kini, bantuan perbaikan rumah yang diharapkan keluarga korban belum juga terealisasi, meski proses pendataan dan pelaporan telah dilakukan.

Rumah yang menjadi tempat tinggal Sadiman bersama keluarganya mengalami kerusakan parah setelah dihantam cuaca ekstrem. Sejumlah bagian bangunan roboh dan tidak lagi layak ditempati. Namun berbulan-bulan setelah kejadian, kondisi rumah tersebut masih belum mendapatkan penanganan maupun perbaikan yang memadai.

Menurut keluarga, berbagai tahapan administrasi telah ditempuh. Petugas terkait juga disebut telah melakukan pendataan ke lokasi. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai kapan bantuan yang dijanjikan akan direalisasikan.

Sadiman mengaku hanya bisa berharap ada perhatian dari pemerintah dan pihak terkait. Sebab, keterbatasan ekonomi membuat keluarganya tidak mampu memperbaiki rumah tersebut secara mandiri.

"Kami sudah menunggu cukup lama. Rumah roboh karena bencana alam, bukan karena kelalaian. Sampai sekarang kami belum mendapat kepastian kapan bantuan itu akan turun," ujar Sadiman.

Kondisi tersebut turut dirasakan anak Sadiman yang mengaku sedih melihat orang tuanya harus bertahan di tengah keterbatasan akibat rumah yang belum kunjung diperbaiki.

"Sebagai anak, saya sedih melihat orang tua saya harus bertahan dalam kondisi seperti ini. Rumah yang dibangun bertahun-tahun hancur dalam hitungan menit karena angin kencang. Sampai sekarang kami masih menunggu bantuan yang katanya akan diberikan, tetapi belum ada kepastian kapan itu terwujud," ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian nyata kepada keluarga korban yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

"Kami tidak meminta sesuatu yang mewah. Kami hanya ingin rumah kami bisa berdiri kembali. Jangan sampai korban bencana seperti kami hanya diingat saat pendataan, lalu dilupakan ketika membutuhkan bantuan," tegasnya.

Keterlambatan realisasi bantuan tersebut kini menjadi perhatian warga sekitar. Mereka menilai korban bencana seharusnya menjadi prioritas dalam penanganan pemerintah, terutama ketika kerusakan yang dialami menyangkut tempat tinggal dan keselamatan keluarga.

Warga berharap instansi terkait dapat segera memberikan penjelasan terbuka mengenai status bantuan yang diajukan Sadiman. Transparansi dinilai penting agar korban tidak terus berada dalam ketidakpastian dan menunggu tanpa kejelasan.

Hingga berita ini ditulis, rumah milik Sadiman yang roboh akibat angin kencang masih belum mendapatkan perbaikan. Di balik puing-puing bangunan yang tersisa, keluarga korban terus menaruh harapan agar bantuan yang pernah dijanjikan tidak berhenti sebagai catatan administrasi semata, melainkan benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X