Ansor Paninggaran Tebar 20.000 Benih Ikan Nilem di Tiga Sungai, Wujud Nyata Menjaga Kelestarian Alam

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Selasa, 23 Juni 2026 | 16:23 WIB

Pekalongan, Gertak.id – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Paninggaran melalui kegiatan penebaran 10.000 benih ikan nilem di sejumlah aliran sungai di wilayah Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Departemen Lingkungan Hidup PAC GP Ansor Paninggaran tersebut diawali dengan titik kumpul pengambilan benih ikan di Aula Kecamatan Paninggaran pada pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, para peserta bergerak menuju Kali Guguran yang berada di Desa Trajumas, Kecamatan Kandangserang, sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan.

Sebanyak 20.000 ekor benih ikan nilem kemudian ditebar secara bertahap di tiga sungai, yakni Sungai Guguran, Sungai Jamban, dan Sungai Wangan. Penebaran benih ikan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan, meningkatkan populasi ikan lokal, sekaligus menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Perwakilan panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata untuk merawat sumber daya alam yang menjadi warisan bagi generasi mendatang.

"Kalau bukan kita yang peduli terhadap alam ini, lalu siapa lagi? Menjaga sungai dan ekosistemnya adalah tanggung jawab bersama agar anak cucu kita kelak masih bisa menikmati lingkungan yang sehat dan sumber daya alam yang lestari," ujarnya.

Selain sebagai bentuk konservasi lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak merusak sungai dengan membuang sampah sembarangan maupun melakukan penangkapan ikan menggunakan cara-cara yang merusak ekosistem.

Dengan semangat "Lestarikan Perairan, Jaga Keseimbangan Alam", GP Ansor Paninggaran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan hidup. Sebab, keberlangsungan alam yang sehat hari ini akan menjadi bekal berharga bagi kehidupan generasi masa depan.

Menjaga alam bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang memastikan anak cucu kita tetap dapat menikmati indahnya sungai yang jernih, ikan yang melimpah, dan lingkungan yang lestari." pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X