Camat Krangkeng Sentil Keras Pembuang Sampah Sembarangan: Libur Boleh, Buang Sampah Asal-asalan Jangan!

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31 WIB

Gertak.id | KRANGKENG – Di tengah semangat para petugas kebersihan yang tetap bekerja tanpa mengenal tanggal merah, masih saja ditemukan tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh oknum warga. Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari Camat Krangkeng yang menilai persoalan sampah bukan lagi soal fasilitas, melainkan soal kesadaran dan kepedulian.

Menurutnya, saat sebagian masyarakat menikmati hari libur, para petugas kebersihan justru tetap turun ke lapangan mengangkut sampah sejak pagi hingga sore. Namun kerja keras tersebut sering kali tidak dihargai karena masih ada warga yang dengan sengaja membuang sampah di sembarang tempat.

"Petugas kebersihan tidak pernah bertanya hari ini tanggal merah atau tidak. Mereka tetap bekerja. Tapi kenapa masih ada yang seenaknya membuang sampah di jalan, sungai, dan lahan kosong?" tegas Camat Krangkeng.

Ia mengatakan, sampah yang menumpuk di berbagai titik bukan sepenuhnya akibat kurangnya petugas atau armada, melainkan karena masih adanya perilaku tidak disiplin dari sebagian masyarakat.

"Jangan salahkan pemerintah kalau lingkungan kotor, kalau sampah dari rumah sendiri masih dibuang sembarangan. Kebersihan dimulai dari kesadaran, bukan dari keluhan," katanya.

Camat Krangkeng, Indra Mulyana menilai kebiasaan membuang sampah sembarangan merupakan bentuk ketidakpedulian terhadap lingkungan dan sesama. Sebab dampaknya tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat serta memicu banjir saat musim hujan.

Ironisnya, kata dia, sebagian warga menginginkan lingkungan yang bersih, tetapi enggan mengubah kebiasaan buruk dalam mengelola sampah. Akibatnya, petugas kebersihan harus bekerja lebih keras untuk membersihkan sampah yang terus bermunculan setiap hari.

"Kalau petugas kebersihan bisa bekerja tanpa hari libur, masyarakat seharusnya bisa disiplin tanpa harus diingatkan terus-menerus," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa slogan 'Sampah Kita Tanggung Jawab Kita' bukan sekadar kalimat motivasi, melainkan bentuk teguran bagi siapa pun yang masih menganggap sampah sebagai urusan orang lain.

Camat Krangkeng juga mengajak seluruh pemerintah desa, RT, RW, tokoh masyarakat, hingga generasi muda untuk bersama-sama membangun budaya malu membuang sampah sembarangan.

"Jangan wariskan sungai yang penuh sampah kepada anak cucu kita. Jangan bangga menyebut diri peduli lingkungan kalau masih membuang sampah seenaknya. Lingkungan bersih bukan hasil kerja satu orang, tetapi hasil kesadaran bersama," tegasnya.

Ia berharap penghargaan terbaik bagi para petugas kebersihan bukan sekadar ucapan terima kasih, melainkan perubahan nyata dari masyarakat untuk lebih tertib dan bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya sendiri.

"Tanggal merah bisa libur, tapi tanggung jawab terhadap sampah tidak pernah libur." pungkas Camat Krangkeng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X