Gertak.id | INDRAMAYU – Suasana tenang di Blok Bungkul, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, mendadak berubah geger setelah seekor biawak berukuran besar ditemukan terjepit di celah sempit antara dua tembok rumah warga, Minggu (21/6/2026).
Kemunculan reptil raksasa itu sontak membuat pemilik rumah panik. Ukurannya yang besar dan posisinya yang berada di area permukiman padat membuat warga khawatir hewan tersebut bisa lepas sewaktu-waktu dan mengancam keselamatan warga sekitar.
Tak ingin mengambil risiko, pemilik rumah segera menghubungi Damkar Indramayu untuk meminta bantuan evakuasi. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati biawak dalam kondisi terjebak di sela tembok yang sangat sempit. Ruang gerak yang terbatas membuat proses penyelamatan berlangsung sulit dan penuh kehati-hatian.
Petugas harus berjibaku selama hampir satu jam untuk mengeluarkan hewan tersebut. Berbagai upaya dilakukan agar biawak dapat dievakuasi tanpa mengalami cedera maupun memicu situasi berbahaya.
Aksi penyelamatan itu menjadi tontonan warga. Banyak warga yang penasaran berdatangan untuk melihat langsung proses evakuasi reptil jumbo yang jarang ditemukan di tengah permukiman.
Ketegangan sempat terjadi saat biawak beberapa kali bergerak di dalam celah tembok. Jika salah langkah, hewan itu bisa semakin masuk ke ruang sempit dan menyulitkan proses penyelamatan.
Momentum keberhasilan akhirnya datang ketika biawak bergerak menuju ujung tembok. Melihat peluang tersebut, petugas bergerak cepat melakukan penanganan.
Dengan keberanian dan pengalaman yang dimiliki, petugas berhasil menarik tubuh biawak keluar dari himpitan tembok menggunakan tangan kosong. Aksi itu langsung disambut lega oleh warga yang sejak awal menyaksikan proses evakuasi.
Setelah berhasil dikeluarkan, biawak raksasa tersebut segera diamankan ke dalam karung untuk mencegahnya kembali lepas ke lingkungan warga.
Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa satwa liar masih kerap masuk ke kawasan permukiman dan berpotensi menimbulkan kepanikan jika tidak segera ditangani.
Warga pun diimbau tidak mencoba menangkap sendiri hewan liar yang ditemukan di lingkungan sekitar dan segera melaporkannya kepada petugas agar dapat dievakuasi secara aman dan profesional.