Gertak.id | Cimahi – Di tengah ketatnya persaingan pengemudi ojek online (ojol) terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat, seorang ojol perempuan asal Kabupaten Indramayu berhasil mencuri perhatian. Ia sukses meraih Juara III Lomba Safety Riding Tingkat Polda Jawa Barat yang digelar di Safety Riding Center Honda Jawa Barat, Cibeureum, Kota Cimahi, dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Capaian tersebut menjadi prestasi membanggakan bagi Kabupaten Indramayu. Di arena yang dirancang khusus untuk menguji keterampilan berkendara, peserta asal Indramayu mampu menunjukkan kemampuan, ketenangan, dan disiplin yang membawanya menembus tiga besar tingkat provinsi.
Lomba Safety Riding yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar itu bukan sekadar adu kecepatan atau ketangkasan. Seluruh peserta diuji kemampuan mengendalikan kendaraan secara aman, membaca situasi di jalan, menjaga keseimbangan, hingga menerapkan teknik berkendara yang sesuai standar keselamatan.
Setiap kesalahan sekecil apa pun menjadi perhatian tim juri. Karena itu, keberhasilan meraih podium menunjukkan bahwa peserta memiliki kompetensi dan pemahaman keselamatan berlalu lintas yang sangat baik.
Perwakilan Ojol Indramayu tampil konsisten sejak awal penilaian. Dengan penguasaan teknik berkendara yang matang dan fokus tinggi di setiap lintasan, ia mampu bersaing dengan peserta lain yang datang dari kota-kota besar di Jawa Barat.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Indramayu, IPDA Dedi Hermanto yang hadir mendampingi peserta menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut. Menurutnya, kemenangan itu merupakan hasil dari kedisiplinan, semangat belajar, dan kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan berkendara.
"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indramayu. Di tengah persaingan yang sangat ketat, perwakilan ojol perempuan kita mampu membuktikan kualitasnya dan berhasil meraih Juara III tingkat Polda Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas mulai tumbuh kuat di kalangan ojol," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan salah satu kelompok pengguna jalan dengan intensitas mobilitas paling tinggi. Karena itu, mereka dituntut tidak hanya mencari nafkah di jalan, tetapi juga menjadi contoh dalam mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.
Keberhasilan ojol perempuan asal Indramayu menembus podium juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kemampuan yang sama dalam menguasai teknik berkendara yang aman dan profesional. Prestasi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa kompetisi safety riding hanya didominasi oleh kaum pria.
Raihan Juara III di tingkat Polda Jabar tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas ojol lainnya untuk terus meningkatkan keterampilan, disiplin, dan kesadaran keselamatan saat berkendara. Sebab di jalan raya, kemampuan mengendalikan kendaraan bukan hanya soal keterampilan, melainkan juga tentang bagaimana menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa ojol Indramayu tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam budaya keselamatan berlalu lintas.