Tasyakuran Penuh Makna, 34 Siswa SD Negeri 02 Wangandowo Resmi Dilepas: Jangan Pernah Lelah Menuntut Ilmu

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Minggu, 14 Juni 2026 | 06:09 WIB

Kab Pekalongan | Gertak.id – Tangis haru, senyum bahagia, dan tepuk tangan mengiringi prosesi Tasyakuran Kelulusan SD Negeri 02 Wangandowo Tahun 2026 yang digelar di halaman sekolah, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (13/6/2026). Momen penuh makna tersebut menjadi penutup perjalanan enam tahun pendidikan dasar bagi 34 siswa kelas VI yang kini siap melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Acara berlangsung hangat dalam balutan suasana kekeluargaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SD Negeri 02 Wangandowo Umi Khomsatun, S.Pd., M.Pd., Komite Sekolah, seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta wali murid kelas VI yang memenuhi halaman sekolah untuk memberikan doa dan dukungan kepada para lulusan.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Umi Khomsatun, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh siswa agar menjadikan kelulusan bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan awal untuk menggapai cita-cita yang lebih tinggi.

"Anak-anakku, jangan pernah mudah menyerah dan jangan mudah merasa lelah dalam menuntut ilmu. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, karena ilmu adalah bekal paling berharga yang akan menentukan masa depan kalian. Jadilah generasi yang berakhlak mulia, rendah hati, serta mampu membanggakan orang tua, guru, dan masyarakat," tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapan besar sebagai seorang pendidik agar seluruh lulusan mampu menjaga nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama berada di bangku sekolah dasar.

"Kami berharap kalian terus melanjutkan pendidikan dengan semangat yang tinggi, memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta kelak menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Kesuksesan bukan hanya tentang menjadi pintar, tetapi juga tentang memiliki karakter yang baik," tambahnya.

Menariknya, seluruh rangkaian tasyakuran tersebut sepenuhnya diprakarsai oleh wali murid kelas VI. Ketua panitia dari unsur wali murid yang enggan disebutkan namanya menegaskan bahwa seluruh kebutuhan acara, mulai dari dekorasi, konsumsi, perlengkapan, hingga pelaksanaan kegiatan, merupakan hasil swadaya dan gotong royong para orang tua siswa.

"Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur dari para wali murid atas keberhasilan putra-putri kami menyelesaikan pendidikan di SD Negeri 02 Wangandowo. Semua fasilitas dan kebutuhan acara kami siapkan secara mandiri melalui kebersamaan para orang tua. Pihak sekolah tidak menjadi penyelenggara, melainkan kami undang sebagai tamu kehormatan untuk bersama-sama menyaksikan momen berharga ini," ungkapnya.

Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan para wali murid menjadi bukti bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga dan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para orang tua juga ingin memberikan kenangan indah yang akan selalu dikenang anak-anak sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Acara ditutup dengan prosesi pelepasan siswa, penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi, penampilan seni dari para siswa, doa bersama, serta sesi ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Tak sedikit orang tua dan guru yang menitikkan air mata haru saat mengantarkan langkah awal para lulusan menuju masa depan.

Tasyakuran ini bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan harapan besar agar 34 lulusan SD Negeri 02 Wangandowo Tahun 2026 tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu mengukir prestasi di masa depan.

(Redaksi Gertak.id)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Rekomendasi

Terkini

X