Truk Tebu Terguling di Pantura Eretan, Satlantas Polres Indramayu Bergerak Cepat Amankan Jalur Nasional

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 22:51 WIB

Gertak.id | INDRAMAYU – Arus lalu lintas di Jalur Pantura Eretan, Kecamatan Kandanghaur, sempat terganggu setelah sebuah truk bermuatan penuh tebu terguling di sekitar kompleks pemakaman Desa Eretan Wetan, Sabtu (6/6/2026).

 

Kecelakaan yang terjadi di salah satu ruas strategis Pantura tersebut langsung mendapat respons cepat dari Satlantas Polres Indramayu. Sejumlah personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus kendaraan guna menghindari kemacetan panjang maupun kecelakaan susulan.

 

Muatan tebu yang berserakan di sekitar lokasi serta posisi kendaraan yang terguling membuat pengguna jalan dari arah Cirebon maupun Jakarta harus memperlambat laju kendaraan. Kondisi ini menyebabkan antrean kendaraan mengular, terutama kendaraan angkutan barang yang mendominasi jalur Pantura.

 

Petugas Satlantas Polres Indramayu tampak sigap mengurai kepadatan dengan menerapkan pengaturan lalu lintas secara situasional sambil menunggu proses evakuasi kendaraan dilakukan. Pengamanan juga difokuskan pada titik rawan guna mencegah kendaraan lain kehilangan kendali saat melintasi lokasi kejadian.

 

"Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan dan mengikuti arahan petugas di lapangan," imbau petugas Satlantas Polres Indramayu yang berada di lokasi.

 

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung. Belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun informasi mengenai korban.

 

Satlantas Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Eretan. Pengendara juga diminta tidak berhenti atau berkerumun di sekitar lokasi karena dapat menghambat proses evakuasi dan memperparah kepadatan arus lalu lintas di jalur nasional tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X