Ratusan Warga Tumpah Ruah Sedekah Bumi Desa Notogiwang Berlangsung Meriah, Gunungan Hasil Bumi dan Wayang Kulit Jadi Magnet Masyarakat

Photo Author
Ariyanto, Gertakberita.com
- Kamis, 14 Mei 2026 | 21:17 WIB

PEKALONGAN – Tradisi sedekah bumi kembali digelar meriah oleh masyarakat Desa Notogiwang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (14/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Notogiwang tersebut berlangsung penuh semangat dan kebersamaan warga dari berbagai dusun.

Acara diawali dengan arak-arakan gunungan yang berisi berbagai hasil bumi dari lima dusun di Desa Notogiwang. Gunungan yang dihias dengan aneka hasil pertanian seperti sayuran, buah-buahan, dan palawija diarak keliling desa dengan iringan musik tradisional serta sorak antusias masyarakat yang memadati sepanjang jalan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Notogiwang Agus Purwanto bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Antusiasme warga terlihat begitu tinggi sejak pagi hingga malam hari sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh masyarakat.

Kepala Desa Agus Purwanto menyampaikan bahwa sedekah bumi merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dilestarikan sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.

“Semoga kegiatan seperti ini terus menjaga kekompakan masyarakat dan menjadi tradisi yang membawa keberkahan bagi Desa Notogiwang. Selain itu, ini juga sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami bisa menyelenggarakan acara ini,” pungkas Agus Purwanto.

Selain arak-arakan gunungan, acara juga semakin meriah dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang digelar di halaman kantor desa. Dalam kesempatan tersebut, Ki Dalang Joko Setyo Pranolo dari Gembong, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan membawakan lakon “Babat Alas Wanamerto” yang berhasil menghibur ratusan warga yang hadir.

Masyarakat Desa Notogiwang berharap melalui pelaksanaan sedekah bumi ini, hasil panen para petani ke depan semakin melimpah, dijauhkan dari serangan hama, serta membawa keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh warga desa.

Tradisi budaya yang masih terus dijaga ini menjadi bukti kuat bahwa nilai gotong royong dan kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ariyanto

Tags

Rekomendasi

Terkini

X