Lawan Tawuran dan Aksi Jalanan, XTC Insert 17 Turun Bersihkan Mushola di Desa Dukuh: Bentuk Kader Sadar Hukum dan Agama

Photo Author
Selamet Riyadi, Gertakberita.com
- Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Gertak.id | Indramayu — Di tengah maraknya tawuran dan aktivitas negatif yang menyeret nama generasi muda, jajaran XTC DPC Kabupaten Indramayu memilih turun langsung membangun citra organisasi lewat aksi nyata. Bukan konvoi atau keributan jalanan, melainkan kegiatan sosial dan keagamaan.

 

Pembina XTC DPC Kabupaten Indramayu, Bayu Sasongko, memerintahkan XTC Insert 17 Generation menggelar aksi bersih-bersih mushola di Desa Dukuh sebagai langkah pembinaan moral terhadap para kader muda.

 

Instruksi tersebut ditegaskan sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya tawuran, nongkrong liar, hingga aktivitas yang merugikan masyarakat dan merusak nama organisasi.

“Kalau ingin organisasi dihargai masyarakat, maka kadernya harus punya kesadaran hukum, disiplin, dan karakter yang baik,” tegas Bayu, S.H.,

 

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh korlap sekaligus Ketua XTC Insert 17, Andre alias Bung Rocky. Bersama anggota, ia turun membersihkan mushola dan lingkungan sekitar sebagai simbol bahwa organisasi anak muda juga bisa hadir membawa manfaat.

 

Menurut Andre, perubahan harus dimulai dari pola pikir anggota. Ia menegaskan kader XTC tidak boleh identik dengan keributan jalanan, melainkan harus mampu menjadi contoh positif di lingkungan masyarakat.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak muda juga bisa bergerak dalam kegiatan sosial, peduli tempat ibadah, dan menjaga lingkungan,” ujarnya.

 

Aksi sosial tersebut juga dilakukan serempak bersama jajaran XTC PAC Kota. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih sehat, tertib, dan memiliki arah pembinaan yang jelas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Selamet Riyadi

Rekomendasi

Terkini

X